
KARODAILY.id, Karo – Suasana tenang warga di Jalan Rakutta Sembiring Brahmana, Desa Lau Kasumpat, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, mendadak berubah menjadi kepanikan, Minggu (01/02/2026). Api tiba-tiba membesar dan dengan cepat mengamuk di tengah permukiman padat penduduk.
Dalam peristiwa mencekam tersebut, tujuh unit rumah warga hangus terbakar dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan akibat jilatan api. Total kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp1,96 miliar.
Kepala Satpol PP Kabupaten Karo John Karnanta Sembiring melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Budi Mulia Tarigan menjelaskan, laporan kebakaran diterima Pos Damkar Lau Baleng dari masyarakat pada pukul 11.10 WIB.
Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran beserta personel langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Namun, petugas baru tiba sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu, api masih berkobar hebat dan terus merambat dari satu bangunan ke bangunan lain.
Petugas berjibaku di tengah asap tebal dan panas menyengat untuk menjinakkan si jago merah sekaligus melakukan pendinginan agar api tidak kembali menyala.
Adapun rumah yang hangus terbakar masing-masing milik Itera Sembiring (30) dengan perkiraan kerugian sekitar Rp200 juta, Herianto Sembiring (46) sekitar Rp300 juta, Aleksander Tarigan (46) sekitar Rp250 juta, Naik Tarigan (50) sekitar Rp500 juta, Jonni atau Perjagonta Sembiring (50) sekitar Rp150 juta, Perijonta Karo-karo (40) sekitar Rp250 juta, serta Hendri Kacaribu (40) sekitar Rp250 juta. Seluruh pemilik rumah diketahui berprofesi sebagai petani.
Sementara itu, dua rumah lainnya yang mengalami kerusakan akibat dampak kebakaran masing-masing milik Edi Sembiring (30) dengan kerugian sekitar Rp50 juta dan Olakisat br Sembiring (62) dengan kerugian sekitar Rp10 juta.
Berdasarkan data petugas, luas area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 45 x 16 meter persegi. Beruntung, di tengah kepanikan warga saat api membesar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Satu rumah warga Desa Penampen Barus Jahe terbakar

Belum reda ketegangan akibat kebakaran di Lau Kasumpat, musibah serupa kembali terjadi pada malam harinya di Desa Penampen, Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo.
Satu unit rumah semi permanen milik Rudin Barus (55), seorang ASN PPPK yang berprofesi sebagai guru, dilaporkan terbakar pada Minggu (01/02/2026) sekitar pukul 21.15 WIB. Api dengan cepat melahap bangunan rumah berukuran sekitar 5 x 10 meter persegi.
Tak hanya bangunan rumah, sejumlah dokumen penting seperti ijazah, surat keputusan, sertifikat rumah, BPKB dan STNK, serta satu unit sepeda motor turut hangus terbakar. Jumlah anggota keluarga pemilik rumah tercatat sebanyak tiga orang.
Pos Pemadam Kebakaran Kabanjahe menerima laporan pada pukul 21.15 WIB dan langsung mengerahkan lima unit armada pemadam, terdiri dari tiga unit dari Pos Kabanjahe, satu unit dari Pos Berastagi, dan satu unit dari Pos Tiga Panah.
Unit terdekat dari Pos Tiga Panah tiba di lokasi sekitar pukul 21.55 WIB. Saat petugas datang, api masih menyala dan mengancam sisa bangunan. Setelah berjibaku selama beberapa menit, petugas akhirnya berhasil menguasai api dan melakukan pendinginan sekitar 15 menit kemudian.
Dalam kejadian ini juga tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.(karodaily/nanang)









