Bupati Karo Hadiri Pelantikan PERSI–MAKERSI Sumut, Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

KARODAILY.id,Medan – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. Dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri Pelantikan Pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Indonesia (MAKERSI) Wilayah Sumatera Utara periode 2026–2030 yang dirangkaikan dengan Seminar–Workshop Perumahsakitan ke-16, di Convention 2 Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, Selasa (10/02/2026).
Kehadiran Bupati Karo pada kegiatan tersebut juga dalam kapasitasnya sebagai Penasihat PERSI Wilayah Sumatera Utara. Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar rumah sakit serta pemangku kepentingan sektor kesehatan, khususnya dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Bupati Karo pada kesempatan itu menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan harus menjadi prioritas utama seluruh rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta. Menurutnya, penguatan sinergi antar fasilitas kesehatan sangat penting agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, aman, dan terjangkau.
“Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan profesionalisme pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat memperoleh layanan yang semakin berkualitas, merata, dan berkeadilan,” ujar Bupati Karo sebagaimana dilansir akun media sosial resmi Pemkab Karo.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan, serta kerja sama dengan berbagai organisasi profesi dan kelembagaan kesehatan.
Bupati Karo menilai, transformasi layanan rumah sakit harus berorientasi pada keselamatan pasien, kemudahan akses, dan kepastian pelayanan bagi seluruh lapisan masyarakat, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan di Kabupaten Karo.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam sambutannya pada Seminar–Workshop Perumahsakitan ke-16 menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit agar masyarakat tidak lagi harus berobat ke luar negeri. Ia menyebutkan bahwa setiap tahun lebih dari Rp7 triliun dana masyarakat Sumatera Utara mengalir ke luar negeri untuk biaya pengobatan.
Menurutnya, rumah sakit di Sumatera Utara harus terus memperbaiki tata kelola dan kualitas layanan agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Pelayanan yang humanis, nyaman, dan profesional dinilai menjadi kunci utama agar masyarakat merasa aman dan terlayani dengan baik sejak pertama kali datang ke rumah sakit.
Gubernur Sumut juga menegaskan agar tidak ada rumah sakit yang menolak pasien dengan alasan biaya, seiring dengan komitmen pemerintah dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Pelayanan kesehatan adalah prioritas. Masyarakat yang datang ke rumah sakit harus dilayani dengan baik. Mutu pelayanan harus terus ditingkatkan demi meningkatkan kualitas hidup dan Indeks Pembangunan Manusia,” tegasnya sebagaimana dilansir diskominfo.provsu.go.id.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PERSI Bambang Wibowo mendorong rumah sakit untuk mengadopsi teknologi kesehatan terkini guna meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien, sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Ketua PERSI Wilayah Sumatera Utara, Syaiful Munawar Sitompul, menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan dalam sistem rekam medis dan manajemen rumah sakit, menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi layanan serta mendukung keberhasilan program Universal Health Coverage (UHC).
Kegiatan pelantikan dan seminar-workshop ini dihadiri jajaran pengurus PERSI dan MAKERSI, unsur pemerintah daerah, pimpinan rumah sakit se-Sumatera Utara, serta para pelaku industri layanan kesehatan. Rangkaian kegiatan juga dirangkaikan dengan Medan Hospital Expo yang menampilkan berbagai inovasi dan teknologi kesehatan.
Melalui kepengurusan baru PERSI dan MAKERSI Wilayah Sumatera Utara, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin meningkat, baik dari sisi mutu layanan, keselamatan pasien, kemudahan akses, maupun keberlanjutan sistem pelayanan kesehatan di Sumatera Utara, termasuk di Kabupaten Karo.(karodaily/nanang/berbagaisumber).









