Friday, 30 January 2026
kontak@karodaily.id
FokusJurnal Kabupaten

Bupati Karo Pindahkan Apel Pagi ke Pasar Berastagi, Fokus Penataan dan Ketertiban

Apel pagi sejumlah OPD Pemkab Karo di Pasar Berastagi ditujukan guna membangun gerakan searah dalam penertiban Pusat Pasar Berastagi.(ist)

KARODAILY.id, Berastagi – Pemandangan di gerbang utama Pusat Pasar Berastagi tampak berbeda pada Senin pagi (26/01/2026). Di tengah hiruk pikuk aktivitas pasar dan terminal,  puluhan aparatur sipil negara berdiri berbaris mengikuti apel pagi. Lokasi yang tak biasa ini bukan tanpa alasan. Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., secara langsung “memindahkan” apel pagi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) ke kawasan pasar sebagai terobosan nyata dalam menata ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan Pasar Berastagi.

Langkah tersebut menjadi simbol keseriusan Pemerintah Kabupaten Karo dalam membenahi wajah pasar yang selama ini kerap dinilai semerawut. Apel pagi dipimpin Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karo, Sarjana Purba, dan dihadiri Kasatpol PP Jhon Karnanta Sembiring, Kadis Lingkungan Hidup Nius Ginting, Kadis Nakerkop UKM Edison Sebayang, Kepala Dinas Kominfo Hesti Maria br Tarigan, Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Suparma Sinuraya, Camat Berastagi David Cardona Sembiring, Lurah Tambak Lau Mulgap II, serta Bhabinkamtibmas Polsek Berastagi.

Terobosan ini berawal dari kunjungan mendadak Bupati Karo ke Pasar Berastagi pada Sabtu (24/01/2026). Saat itu, ia menemukan masih banyak pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya, memanfaatkan bahu jalan dan area terlarang, sehingga menimbulkan kesemrawutan dan mengganggu kenyamanan pengunjung.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Berastagi adalah etalase pariwisata Kabupaten Karo dan salah satu tujuan utama wisata di Sumatera Utara,” tegas Bupati Karo dalam arahannya.

Melalui apel pagi di lokasi pasar, Bupati Karo ingin memastikan seluruh OPD terkait memiliki satu visi dan bergerak bersama. Pemerintah Kabupaten Karo pun mengimbau para pedagang agar menempati lapak resmi yang telah disediakan, khususnya di Los Jahe-jahe yang berada di Kelurahan Tambak Lau Mulgap II, Kecamatan Berastagi.

Dikonfirmasi wartawan, Senin (26/01/2026), Kadis Perindag Karo Sarjana Purba menegaskan bahwa penataan pasar dilakukan dengan pendekatan persuasif dan solutif. Menurutnya, pemerintah tidak sekadar menertibkan, tetapi juga menyediakan tempat yang layak bagi para pedagang.

“Kami mengimbau pedagang agar tidak berjualan di badan jalan atau lokasi yang bukan peruntukannya. Pemerintah sudah menyiapkan lapak resmi yang lebih layak, sekaligus untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan di sekitar pasar,” ujar Sarjana Purba.

Sejumlah Kepala OPD melakukan langkah persuasif kepada seluruh pedagang agar lebih tertib lagi berusaha.(ist)

Ia menambahkan, sosialisasi telah dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui pemasangan spanduk larangan berjualan di seputaran Pusat Pasar Berastagi. Selain itu, imbauan juga disampaikan melalui surat bernomor 800.1.11.1/143/Disperindag/2026 tertanggal 13 Januari 2026 sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah Kabupaten Karo Nomor 02 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat.

Mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Karo ini juga memastikan bahwa kapasitas lapak di Pasar Jahe-jahe mencukupi untuk menampung seluruh pedagang yang selama ini berjualan di area terlarang.

“Lapak tersedia dan jumlahnya cukup. Tidak ada alasan lagi berjualan di pinggir jalan. Penataan ini demi kepentingan bersama agar Pusat Pasar Berastagi lebih tertata, aman, dan nyaman,” tegasnya.

Penataan pasar ini diharapkan tidak hanya berdampak pada ketertiban, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pengunjung dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan pasar. Dengan hilangnya pedagang di bahu jalan, mobilitas masyarakat di sekitar pasar diharapkan semakin lancar.

Sebagaimana terpantau, usai apel pagi, puluhan pegawai dari berbagai OPD terkait tetap berjaga di kawasan Pusat Pasar Berastagi. Mereka secara persuasif mengimbau pedagang agar menempati lokasi berjualan yang telah ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Karo pun berharap, melalui langkah terobosan ini, Pasar Berastagi dapat tampil lebih rapi sebagai wajah pariwisata daerah.

Selain melakukan langkah persuasif, Pemkab Karo melalui Dinas LH diketahui juga membagikan tong sampah.(karodaily/nanang)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.