
KARODAILY.id, Berastagi – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, meninjau Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Operasi Lilin Toba 2025 di kawasan Tugu Perjuangan Berastagi, Selasa (30/12/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Karo.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Karo didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Karo, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Karo. Rombongan juga menyerahkan bantuan berupa paket makanan dan minuman kepada petugas Pos Pam dan Pos Yan sebagai bentuk dukungan moril dan apresiasi atas dedikasi personel selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Bupati Karo Antonius Ginting menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di Pos Pam dan Pos Yan merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap aparat yang bertugas menjaga keamanan masyarakat.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan benar-benar siap memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Saya mengapresiasi dedikasi seluruh petugas yang tetap siaga demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati Karo.
Ia berharap pengamanan Nataru di Kabupaten Karo dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif, terutama di kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan.
Sebagaimana diketahui, Polres Tanah Karo menempatkan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan sebagai pusat layanan utama masyarakat dalam pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2025. Sebanyak 205 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait diterjunkan untuk memastikan seluruh titik layanan berjalan optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat selama libur panjang.
Kesiapan pengamanan tersebut diawali dengan apel gelar pasukan di Mapolres Tanah Karo pada Jumat (19/12/2025) sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto menegaskan bahwa Pos Pam dan Pos Yan tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga menjadi pusat informasi, pelayanan, serta respon cepat bagi masyarakat dan wisatawan.
“Pos Pam dan Pos Yan adalah wajah kehadiran negara di tengah masyarakat. Di sinilah masyarakat bisa mendapatkan bantuan, informasi, pelayanan kesehatan ringan, hingga pengaturan lalu lintas, khususnya di kawasan wisata dan jalur padat,” ujar Kapolres.
Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah Pos Pam strategis, di antaranya Pos Pam Terpadu Tugu Juang Berastagi, Simpang Doulu, Penatapan Berastagi, hingga kawasan Merek. Setiap pos dilengkapi personel pengamanan, tim pelayanan, serta petugas pengurai kemacetan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan.
Selain pengamanan, Pos Pam juga difungsikan sebagai pusat pemantauan arus lalu lintas, mitigasi bencana, serta monitoring ketersediaan logistik penting seperti BBM dan kebutuhan pangan guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama libur Nataru.
“Operasi Lilin Toba merupakan operasi kemanusiaan. Pastikan masyarakat yang datang ke Pos Pam merasa dilayani dengan ramah, humanis, dan profesional,” pesan Kapolres kepada petugas di lapangan.
Dengan optimalisasi fungsi Pos Pam dan Pos Yan, Polres Tanah Karo bersama Pemerintah Kabupaten Karo berharap masyarakat dan wisatawan dapat merasakan langsung kehadiran negara dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan pelayanan terbaik selama perayaan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Karo.(karodaily/nanang)









