Friday, 30 January 2026
kontak@karodaily.id
AgronomicFokusInternasional

Dorong Daya Saing Jeruk Karo, Pemkab Karo Bahas Hilirisasi Berbasis Smart Cold Storage

Wakil Bupati Karo Komando Tarigan memimpin rapat hilirisasi jeruk di Ruang KCC Kabanjahe sementara Bupati Karo Antonius Ginting mengikuti dari Medan. Efektivitas penggunaan teknologi menjadi pola kepemimpinan di Pemkab Karo.(ist)

KARODAILY.id, Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo terus memperkuat strategi pengembangan komoditas unggulan daerah melalui hilirisasi jeruk berbasis teknologi. Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menekankan pentingnya kepastian pasar ekspor sebagai fondasi utama keberlanjutan program hilirisasi jeruk Karo menuju pasar global.

Menurut Bupati, kejelasan akses pasar luar negeri menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan pemerintah daerah dan investor, khususnya dalam pengembangan hilirisasi jeruk melalui pemanfaatan Smart Cold Storage System, yang diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk hortikultura Karo.

“Hilirisasi jeruk berbasis teknologi Smart Cold Storage System harus ditopang dengan kejelasan akses pasar luar negeri. Dengan adanya kepastian pasar, pemerintah daerah dan investor akan lebih yakin untuk berinvestasi, sehingga jeruk Karo dapat bersaing dan menembus pasar global,” ujar Bupati Karo.

Pembahasan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang diikuti oleh Bupati Karo, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP., Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., bersama OPD terkait dan APINDO, yang dilaksanakan secara Zoom Meeting bersama MFA INSIGHTS Singapore, bertempat di Ruang KCC Kantor Bupati Karo, Rabu (28/01/2026).

Rapat secara khusus membahas pengembangan hilirisasi jeruk pascapanen melalui penerapan teknologi Smart Cold Storage System dan teknologi pematangan terkendali, yang memungkinkan jeruk disimpan hingga enam bulan tanpa menurunkan kualitas. Teknologi ini dinilai strategis dalam menjaga mutu, menekan losses pascapanen, serta memperluas jangkauan distribusi jeruk Karo ke pasar nasional maupun internasional.

Dari sisi ekonomi, forum tersebut juga mengkaji berbagai skema kerja sama bisnis yang berpotensi dikembangkan, mulai dari skema jual beli putus, join financer melalui dukungan investasi, hingga model hybrid sebagai kombinasi pembiayaan dan perdagangan. Potensi investasi dari China dan Singapura disebut menjadi peluang strategis dalam penguatan infrastruktur rantai dingin (cold chain) di Kabupaten Karo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karo dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapan agar MFA INSIGHTS Singapore dapat memberikan pendampingan teknis kepada Pemkab Karo, khususnya dalam pemenuhan sertifikasi ekspor ke Singapura, dengan jeruk sebagai produk awal. Pendampingan tersebut diharapkan mencakup standar kualitas, penanganan pascapanen, serta persyaratan teknis agar produk jeruk Karo memenuhi standar pasar internasional.

Melalui pembahasan ini, Pemerintah Kabupaten Karo menargetkan terwujudnya kerja sama konkret yang tidak hanya mendorong hilirisasi sektor pertanian, tetapi juga meningkatkan efisiensi rantai pasok, memperkuat nilai ekonomi komoditas lokal, serta membuka akses pasar ekspor yang berkelanjutan bagi jeruk Karo.(karodaily/ nanang)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.