Pidato Akhir Tahun 2025: Bupati Karo Tegaskan Arah Peta Jalan Pembangunan Daerah dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045

KARODAILY.id, Kabanjahe – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi penanda penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Karo menuju Indonesia Emas 2045.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Karo dalam Pidato Akhir Tahun yang dipublikasikan melalui akun media sosial resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo, Rabu (31/12/2025). Pidato tersebut menyoroti capaian pembangunan, tantangan yang dihadapi, serta arah kebijakan strategis pembangunan daerah ke depan.
Bupati menyampaikan bahwa tahun 2025 bukan sekadar fase perencanaan, melainkan tahun gerak nyata pembangunan yang lebih terukur, pasti, dan berkelanjutan. Di tengah berbagai dinamika dan tantangan, Pemerintah Kabupaten Karo memilih untuk bekerja dengan tenang, fokus, dan konsisten dalam membangun fondasi kuat bagi masa depan daerah dan generasi mendatang.
“Pembangunan Kabupaten Karo dijalankan berlandaskan visi mewujudkan “Karo beriman, Karo berbudaya, Karo modern, Karo unggul, dan Karo sejahtera berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” ujar Bupati.
Visi tersebut diterjemahkan ke dalam sembilan program strategis daerah sebagai peta jalan pembangunan agar setiap langkah tetap berada pada jalurnya. Salah satu fokus utama adalah penguatan ekosistem pendidikan unggul. Tahun 2025 dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat kualitas pendidikan, sehingga sekolah tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga ruang tumbuh bagi anak-anak Karo dalam membangun mimpi dan kepercayaan diri.

Sebagai wujud nyata, Bupati dan Wakil Bupati Karo berhasil menggandeng perusahaan pengelola Corporate Social Responsibility (CSR) yang peduli pendidikan untuk mengirimkan sepuluh putra-putri terbaik Kabupaten Karo melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan. Program ini diarahkan agar generasi muda Karo kelak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kedinasan maupun perguruan tinggi unggulan nasional sebagai calon pemimpin Indonesia Emas 2045.
Di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Karo terus memperkuat layanan agar semakin dekat, tanggap, dan terintegrasi. Sepanjang tahun 2025, berbagai upaya dilakukan guna memastikan masyarakat merasa aman, terlindungi, serta memperoleh pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
Pada sektor tata kelola pemerintahan, Bupati menekankan pentingnya penguatan pemerintahan yang responsif dan berbasis data. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya peringkat kedua se-Sumatera Utara dalam Indeks Inovasi Daerah Tahun 2025 dengan nilai 60,36 serta predikat Kabupaten Inovatif berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.1.16-097 Tahun 2025.
Pelestarian budaya Karo juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Di tengah arus modernisasi, nilai-nilai budaya tetap dijaga dan dihidupkan sebagai jati diri daerah. Tahun 2025 menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan masa depan, menegaskan bahwa budaya Karo terus melangkah tanpa kehilangan akar.
Sementara itu, transformasi sektor pertanian diarahkan menuju sistem corporate integrated smart eco and agroindustry farming untuk memperkuat swasembada dan kedaulatan pangan. Produktivitas serta kesejahteraan petani dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan daerah.

Akselerasi ekonomi daerah dilakukan melalui penguatan UMKM, hilirisasi industri, serta modernisasi pusat perdagangan berbasis potensi lokal. Di sektor pariwisata, konsep The Paradise of Karo Highland terus dikembangkan secara terpadu dan berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan antara alam, budaya, dan masyarakat.
Di bidang infrastruktur dan penataan kawasan, pembangunan diarahkan untuk menciptakan ruang hidup yang aman, tertata, dan produktif. Setiap konektivitas yang terbangun diharapkan mampu membuka peluang baru bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Karo juga memberikan perhatian khusus pada percepatan pembangunan wilayah 3T (termiskin, tertinggal, dan terluar) agar seluruh wilayah dapat tumbuh bersama.
Dalam pidatonya, Bupati Karo turut menyampaikan duka cita mendalam atas bencana alam berupa banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara, seperti Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Kabupaten Langkat, dan daerah lainnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karo dan seluruh masyarakat Karo, saya menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga korban bencana. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan pemulihan yang cepat,” ucap Bupati.
Menutup pidato akhir tahunnya, Bupati menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan awal dari gerak panjang pembangunan. Meski belum sempurna, arah pembangunan dinilai semakin jelas dan langkah terus dijaga.
Memasuki tahun 2026, Bupati Karo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bekerja sama dan menatap masa depan dengan optimisme.
“Dengan kerja bersama, semangat kebersamaan, optimisme, dan gotong royong, Kabupaten Karo melangkah mantap menuju masa depan yang lebih baik dan menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.(karodaily/rill)









