Friday, 30 January 2026
kontak@karodaily.id
FokusNasional

Serpihan Diduga Bagian Pesawat ATR Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Serpihan dan dokumen diduga bagian dari pesawat ATR 42-500 ditemukan seorang pendaki di puncak Gunung Bulusaraung. (CNN Indonesia/Ilham)

KARODAILY.id, Pangkep – Seorang pendaki bernama Reski menemukan benda diduga serpihan pesawat ATR 42-500 di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, setelah dilaporkan hilang kontak di sekitar Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

“Menurut seorang pendaki yang berada di puncak Gunung Bulusaraung, mengaku melihat pesawat melintas dengan ketinggian rendah sekitar pukul 13.00 WITA. Tidak lama setelah itu, saksi mendengar suara ledakan,” kata Komandan Kodim 1421/Pangkep, Letkol Inf Parlindungan Yuandika saat memberikan keterangan resminya, Sabtu (17/01/2026) seperti dilansir CNN Indonesia.

Saksi juga mengaku, kata Parlindungan, menemukan beberapa benda yang diduga berasal dari pesawat, seperti pelat logam dan lambang Garuda.

“Temuan tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh tim gabungan dari Polres Pangkep dan unsur terkait lainnya,” ujarnya.

Parlindungan menerangkan bahwa warga sekitar Gunung Bulusaraung melaporkan penemuan sejumlah dokumen yang diduga berasal dari pesawat, termasuk manifest penerbangan, dan dokumen operasional pesawat Indonesia Air Transport.

“Dilaporkan ditemukan salinan foto KTP atas nama Yoga yang diduga merupakan salah satu penumpang,” jelasnya.

Meski demikian, kata Parlindungan seluruh temuan tersebut yang diduga berasal dari pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar masih dalam proses penyelidikan.

“Seluruh temuan tersebut masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut,” katanya.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono. (Foto: tangkapan layar YouTube)

Pesawat ATR 42-500 diketahui terbang dari Yogyakarta Adi Sucipto (JOG) menuju Makassar Sultan Hasanuddin (UPG).Pesawat itu membawa 10 orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan tiga penumpang adalah pegawai kementeriannya.

Ketiganya melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia.

“Satus pesawat, kru, dan penumpang sedang dilakukan pencarian atau search and rescue oleh tim SAR gabungan. Jadi saya mohon doa dari teman-teman semua untuk yang terbaik, segera bisa ditemukan dan kita bisa tahu persis apa yang terjadi,” kata Sakti dalam konferensi pers, Sabtu (17/01/2026).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Indonesia Air Transport Tri Adi Wibowo menjelaskan ada tujuh kru yang on board di pesawat, bukan delapan.

Berikut nama kru dan penumpang pesawat ATR 42-500:

Kru:

1. Kapten Andi Dahananto,

2. Muhammad Farhan Gunawan

3. Hariadi

4. Restu Adi

5. Dwi Murdiono

6. Florencia lolita

7. Esther Aprilita

Penumpang:

1. Ferry Irrawan

2. Deden Mulyana

3. Yoga Nauval

Hilang kontak sekitar pukul 13.17 WITA

Pesawat Indonesia Air Transport. Foto: PT Indonesia Air Transport

Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di  Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Personel Basarnas Makassar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan, pihaknya menerima informasi pesawat hilang kontak pada Sabtu (17/01/2026) pukul 13.17 Wita. Berdasarkan informasi awal, pesawat hilang kontak di daerah Leang-leang Maros.Kami sementara menuju perjalanan personel, diperkirakan lokasi titiknya di daerah Leang-leang,” ujar Andi Sultan kepada wartawan, Sabtu (17/01/2026) seperti dilansir detik.com.

Sultan membeberkan pesawat tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Makassar. Pihaknya belum memastikan jumlah kru dan penumpang pesawat.

“(Rute penerbangan) Dari Yogya menuju Makassar,” sebut Sultan.(karodaily/ berbagaisumber).

 

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.