Friday, 30 January 2026
kontak@karodaily.id
FokusInspiratifMedanNasional

Tugu Pahlawan Nasional Alm. Letjend Djamin Ginting di Medan Diresmikan Bobby Nasution

Walikota Medan Bobby Nasution saat menandatangani prasasti peresmian tugu pahlawan nasional Alm. Letjend. Djamin Ginting.(ist/fbbobby nasution).

KARODAILY.id, Medan – Walikota Medan Bobby Nasution meresmikan tugu patung pahlawan nasional, Letjend TNI Djamin Ginting di Kota Medan, Selasa (28/06/2022).

Peresmian patung pahlawan nasional tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Medan Hasyim Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Bupati Kabupaten Karo Cory Sebayang.

Sedangkan dari pihak keluarga hadir Putri Alm Letjend. Djamin Gintings, Riahna Gintings. Dan sejumlah tokoh lainnya dari Yayasan Djamin Gintings antara lain Amir Sembiring.

Dalam unggahannya di akun FBnya, Walikota Medan Bobby Nasution mengatakan “mulai hari ini, masyarakat Kota Medan sudah bisa melihat secara langsung salah satu pahlawan nasional dari Tanah Karo, yakni Letjen Jamin Ginting, melalui patung yang telah diresmikan tepat di titik KM nol Jalan Jamin Ginting “

“Rasa bahagia dan terimakasih kami ucapkan kepada Yayasan Jamin Ginting yang telah mempercayakan Kota Medan sebagai tempat pendirian patung Jamin Ginting Ini. Kami akan melestarikan, menjaga, dan merawat patung ini dengan baik,” ujar Bobby.

Tugu Alm. Letjend. Djamin Ginting di Medan.(ist/fbbobbynasution).

Letjen TNI (Purn) Djamin Ginting (12 Januari 1921 – 23 Oktober 1974), adalah seorang tokoh pejuang kemerdekaan menentang pemerintahan Hindia Belanda di Tanah Karo.

Dia diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 7 November 2014.

Djamin Ginting dilahirkan di Desa Suka, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo. Setelah menamatkan pendidikan sekolah menengah dia bergabung dengan satuan militer yang diorganisir oleh opsir-opsir Jepang.

Bobby Nasution dan anak kandung Alm.Letjend. Djamin Ginting Riahna Gintings (ist/fbbobbynasution).

Pemerintah Jepang membangun kesatuan tentara yang terdiri dari anak-anak muda di Taneh Karo guna menambah pasukan Jepang untuk mempertahankan kekuasaan mereka di benua Asia. Djamin Ginting muncul sebagai seorang komandan pada pasukan bentukan Jepang itu.

Rencana Jepang untuk memanfaatkan putra-putra Karo memperkuat pasukan Jepang kandas setelah Jepang menyerah kepada sekutu pada Perang Dunia II. Jepang menelantarkan daerah kekuasaan mereka di Asia dan kembali pulang ke Jepang.

Sebagai seorang komandan, Djamin Ginting bergerak cepat untuk mengkonsolidasi pasukannya. Dia bercita cita untuk membangun satuan tentara di Sumatra Utara.

Dia menyakinkan anggotanya untuk tidak kembali pulang ke desa masing masing. Ia memohon kesediaan mereka untuk membela dan melindungi rakyat Karo dari setiap kekuatan yang hendak menguasai daerah Sumatra Utara.

Situasi politik ketika itu tidak menentu. Pasukan Belanda dan Inggris masih berkeinginan untuk menguasai daerah Sumatra.(karodaily/nang).

Sumber : medantoday

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.