Update Pencaharian dan Evakuasi Korban Tanah Longsor Desa Semangat Gunung, Karo: Seluruh Korban MD sudah ditemukan

KARODAILY.id, Berastagi – Seluruh korban timbunan tanah longsor di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Senin (25/11/2024) telah ditemukan. Kesemua korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Empat orang korban terakhir yang dicari, yakni Ema Sari (26), Eliza Hilmawa Br Surbakti (4), Pia Br Surbakti (8), dan Jihan Selviani (23) satu per satu ditemukan.
Keempat korban itu semuanya beralamat di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.
Sebelumnya, petugas lebih dahulu menemukan enam korban lainnya.
Keenam korban yang telah ditemukan diawal sebagaimana disampaikan Kalak. BPBD Karo, melalui Kabid. Kedaruratan dan Logistik, Panji Surianto masing – masing adalah Efriandi Surbakti (31) warga Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo, Yusnizar (62) warga Kelurahan Pantai Johor, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai,Farhan Putra Nugraha (31) warga Desa Bunut Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan,Muhammad Subhan Anas (43) warga Desa Kisaran Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sehat br Surbakti (65) warga Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, dan Elya Agustina (54) warga Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.
Sepuluh korban ini melengkapi seluruh korban tewas yang dicari sejak Minggu (24/11/2024).
Sementara, korban selamat dalam bencana tanah longsor itu dilaporkan masing – masing atas nama Irpan Fransiskus Tambunan, Endrio Surbakti, Erwin Surbakti, Natal Ginting, Nurlen br Surbakti, Irwansyah, Rahmi Siregar, Jaya Tarigan, dan Erlayar Surbakti.
Peristiwa bencana tanah longsor besar terjadi di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sabtu (23/11/2024) pukul 18.00 WIB. Belasan orang terkena dampak timbunan tanah bercampur lumpur.
Menurut Kalak. BPBD Karo, Juspri Nadeak melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik , Panji Surianto, sebagaimana laporan yang mereka terima, bencana tanah longsor di desa yang berada persis di kaki Gunung Api Sibayak itu berlangsung setelah hujan lebat yang menguyur dan merata di wilayah Kecamatan Berastagi dan Merdeka sejak pukul 14.00 WIB.
Longsoran dalam volume yang cukup besar itu datang begitu tak terduga. Material tanah,bebatuan dan lumpur itu turun dengan cepat dan jauh. Tanah longsoran bahkan menyeberangi jalan. Material tanah baru sedikit tertahan di Masjid yang berada di dekat tikungan. Akses jalan menuju kawasan desa dan pemandian bahkan tertutup total.
Pasca kejadian, warga dibantu petugas mencoba melakukan serangkaian upaya pencaharian. Aksi pencaharian berlangsung dalam keadaan cuaca hujan dan gelap.
Operasi pencaharian sendiri berlangsung dan dimonitor langsung oleh bupati Karo, Cory Sebayang, Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto dan Dandim 0205/TK Letkol Inf. Ahmad Afriyan Rangkuti. (karodaily/nanang).









