Wakil Bupati Karo Komando Tarigan pimpin fasilitasi rapat Forum TJSL Karo.(ist)
KARODAILY.id, Kabanjahe — Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., menegaskan serangkaian harapan penting terkait optimalisasi pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Karo saat memimpin rapat pembentukan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Rabu (19/11/2025) di Ruang Rapat Bupati Karo.
Forum TJSL dibentuk sebagai wadah koordinasi antara pemerintah, perusahaan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan program CSR berjalan terarah, transparan, dan berdampak nyata. Pembentukan forum ini juga merupakan amanat regulasi, mengacu pada PP Nomor 47 Tahun 2012 serta Permensos Nomor 9 Tahun 2020.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyoroti bahwa pelaksanaan CSR di Karo sudah berjalan, namun belum optimal. Ia berharap forum yang dibentuk mampu memperbaiki koordinasi dan efektivitas program.
“Selama 9 bulan saya menjabat sebagai wakil bupati, wadah CSR di Kabupaten Karo sudah berjalan dengan baik, namun pelaksanaannya dinilai kurang optimal. Saya berharap penyusunan AD/ART segera dituntaskan sehingga forum memiliki landasan kerja yang jelas,” tegasnya.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya independensi forum sebagai syarat agar forum dapat berjalan profesional dan menghindari konflik kepentingan.
“Independensi forum sangat penting untuk menghindari conflict of interest. Karena itu, saya berharap Ketua Forum berasal dari unsur perusahaan, bukan dari OPD,” ujarnya.
Lebih jauh, ia berharap forum ini dapat menyusun program kerja tahunan yang terukur dan memiliki mekanisme evaluasi yang dilakukan secara rutin. Dengan demikian, setiap perusahaan dapat berkontribusi nyata dan terarah pada pembangunan daerah.
Wakil Bupati juga meminta DPM-PTSP untuk segera memberikan daftar seluruh mitra usaha di Kabupaten Karo sehingga dapat dilibatkan dalam Forum TJSL. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif pelaku usaha sangat dibutuhkan, mengingat pelaporan CSR saat ini baru mencapai 40 persen.
“Saya berharap seluruh pengusaha aktif berkolaborasi, bukan hanya pemerintah saja yang bergerak,” katanya.
Dengan berbagai harapan tersebut, Wakil Bupati menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong forum TJSL menjadi wadah kolaboratif yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Karo.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dan pembahasan Rancangan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Forum TJSL oleh Sekretaris Bappedalitbang Karo, Hasyim Siregar, S.STP., M.Si. Hasil pembahasan menyepakati beberapa poin, antara lain mekanisme penentuan pengurus baru, jadwal pengukuhan pengurus dalam dua minggu ke depan, serta kriteria calon pengurus yang harus memiliki rekam jejak jelas dalam pelaksanaan TJSL.
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan berbagai perusahaan seperti PT Karo Bumi Energi, PT Sawitta Jaya, PT Pertamina Geothermal Energy Sibayak, PT Mitra Tata Usaha Bersama, PT Mina Citra Husada, PT Bibit Baru/Selektani, PT Bank Sumut KC Kabanjahe, PT Tamora Stekindo, Sinabung Hills Hotel Internasional, PT Merek Indah Lestari, PT Sumatera Specialty Coffees, dan PT Wampu Electric Power, serta perangkat daerah terkait.(karodaily/nanang).