Bupati dan Wakil Bupati Karo mendengar suara masyarakat di lokasi peninjauan drainase Tiga Panah.(ist)
KARODAILY.id, Tiga Panah – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., meninjau hasil pembangunan saluran drainase menuju pembuangan akhir di Kecamatan Tigapanah, Senin (12/01/2026).
Peninjauan tersebut sebagaimana dilansir akun media sosial resmi Pemkab Karo dilakukan untuk memastikan pembangunan sistem drainase berfungsi optimal dalam mengurangi genangan air dan potensi banjir, khususnya saat musim hujan.
Pembangunan drainase ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam meningkatkan kualitas infrastruktur serta kenyamanan lingkungan masyarakat.
“Penataan sistem drainase menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menjawab keluhan masyarakat terkait genangan air yang kerap terjadi. Kita ingin kawasan Tigapanah lebih tertib dan bebas dari banjir,” ujar Bupati Antonius Ginting di sela-sela peninjauan.
Proyek ini merupakan bagian dari sistem drainase dari wilayah Tiga Panah menuju titik akhir pembuangan di Sungai Lau Biang, yang dinilai sebagai solusi atas permasalahan genangan air akibat belum memadainya sistem drainase sebelumnya.
Adapun pekerjaan mencakup pembangunan box culvert sepanjang kurang lebih 340 meter serta rabat beton jalan lingkungan dengan lebar bervariasi antara 3 hingga 5 meter. Proyek ini dilaksanakan oleh CV De Who dengan nilai kontrak sebesar Rp2.564.999.789. Masa pelaksanaan konstruksi berlangsung selama 120 hari kalender, terhitung sejak 8 Agustus hingga 5 Desember 2025, dengan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.
Bupati Karo juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah ke saluran air.
“Pembangunan ini akan berjalan maksimal jika didukung kesadaran bersama dalam menjaga fungsi drainase,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Karo, Edward Pontianus Sinulingga, menjelaskan bahwa pembangunan drainase difokuskan di Jalan Sungai 2, Desa Tiga Panah, sesuai instruksi Bupati Karo.
“Tahun ini kita fokus menangani titik-titik rawan banjir, termasuk di ruas jalan besar Kabanjahe–Tiga Panah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat,” ungkap Edward.
Ia menambahkan bahwa proyek drainase ini menggunakan dana tak terduga Pemkab Karo Tahun Anggaran 2025. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara untuk penyesuaian dimensi saluran di Jalan Nasional Kabanjahe–Merek, tepatnya di depan GPDI Tiga Panah, serta meminta agar pembangunan drainase dapat diteruskan hingga ke arah Desa Suka, Kecamatan Tigapanah.
Pembangunan drainase ini dinilai penting mengingat saluran lama tidak mampu menampung debit air hujan secara optimal, bahkan saat curah hujan relatif rendah, sehingga kerap menimbulkan genangan di kawasan tersebut.(karodaily/nanang).