Thursday, 30 July 2026
kontak@karodaily.id
FokusKaro Raya

Bupati Karo Ajak Investor dan Negara Sahabat Bangun Pariwisata dan Pertanian Karo Berkelas Dunia

Para Konsulat Jenderal negara sahabat memberikan saran kepada Pemkab Karo dalam soal investasi di Karo pada acara Gala Dinner Festival Bunga dan Buab Karo 2026.(ist)

KARODAILY.id, Berastagi – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mengajak para investor, pelaku usaha, diaspora Karo, serta perwakilan negara sahabat untuk bersama-sama membangun sektor pariwisata dan pertanian Kabupaten Karo agar mampu bersaing di tingkat global.

Ajakan tersebut disampaikan dalam Gala Dinner Festival Bunga dan Buah (FBB) Kabupaten Karo 2026 yang digelar di Ballroom Mikie Holiday Resort, Berastagi, Rabu malam (29/7/2026). Kegiatan ini dihadiri Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok, Malaysia, dan India di Medan, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Karo, tokoh masyarakat, diaspora Karo, serta pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Antonius menegaskan bahwa Gala Dinner bukan sekadar jamuan makan malam, melainkan forum strategis untuk mempererat kemitraan dan membuka peluang investasi di berbagai sektor.

“Bagi kami, pertemuan ini merupakan momentum untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Karo sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai mitra, baik dari dalam maupun luar negeri,” ujar Antonius.

Ia menjelaskan, Kabupaten Karo memiliki keunggulan berupa panorama alam yang indah, lahan pertanian yang subur, iklim sejuk, serta posisi strategis sebagai bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba. Potensi tersebut menjadi modal besar untuk mengembangkan sektor pariwisata, pertanian, kesehatan, ekonomi kreatif, hingga investasi.

Menurut Antonius, tantangan pembangunan pariwisata saat ini bukan hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal mereka agar memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kalau orang datang hanya menikmati pemandangan selama satu jam lalu pulang, manfaat ekonominya tentu terbatas. Karena itu kita harus menciptakan lebih banyak destinasi, kuliner, hiburan, dan pengalaman wisata yang membuat mereka betah tinggal lebih lama di Kabupaten Karo,” katanya.

Ia mencontohkan kawasan Simalem Resort yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui pembangunan wahana rekreasi, hotel berkualitas dengan harga terjangkau, serta berbagai atraksi pendukung lainnya.

Bupati juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan dalam membangun sektor pariwisata.

“Kalau pelayanan kita memenuhi bahkan melampaui harapan wisatawan, mereka akan kembali lagi. Prinsip itu sama seperti dalam dunia pelayanan kesehatan, kepuasan pelanggan adalah kunci,” ujarnya.

Gala Dinner Festival Bunga dan Buah Karo 2026.(ist)

Selain pariwisata, Antonius menyebut sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung pembangunan Kabupaten Karo. Menurutnya, kemajuan pertanian harus didukung oleh sinergi lima unsur utama, yakni lahan, sumber daya manusia, pasar, teknologi, dan modal.

“Kabupaten Karo memiliki lahan dan sumber daya manusia. Investor memiliki akses pasar, teknologi, dan modal. Jika lima kekuatan itu dipadukan, saya yakin pertanian Kabupaten Karo akan semakin maju dan berdaya saing,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Karo membuka peluang investasi di berbagai sektor, mulai dari hilirisasi hasil pertanian, tanaman herbal, wellness tourism, medical tourism, pengembangan ekosistem kesehatan, hingga perdagangan, koperasi, dan UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, Antonius juga mengajak Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Mr. Duanya Qiujiong, Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Shahril Nazim Abdul Malek, serta Konsul Jenderal India di Medan, Mr. Ravi Shanker Goel, untuk memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, investasi, promosi pariwisata, transfer teknologi, dan pengembangan kemitraan internasional.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan, penerapan layanan One Day Service, serta jaminan keamanan dan kepastian berusaha.

Ke depan, Antonius menargetkan Festival Bunga dan Buah terus berkembang. Setelah mengusung konsep Flower and Fruit pada tahun ini, ia berharap pada tahun mendatang festival dapat ditingkatkan menjadi Food, Flower and Fruit (3F) dengan rangkaian kegiatan yang tersebar di berbagai destinasi wisata, seperti Bukit Kubu, Gundaling, Air Terjun Sipiso-piso, Danau Lau Kawar, pemandian air panas, hingga kawasan Simalem Resort.

“Kita ingin wisatawan datang bukan hanya sehari, tetapi menghabiskan beberapa hari menikmati seluruh potensi Kabupaten Karo sehingga ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Antonius mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, diaspora Karo, dan masyarakat untuk bersatu membangun Kabupaten Karo. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan serta memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan Festival Bunga dan Buah 2026.

“Melalui Festival Bunga dan Buah 2026 ini, kami berharap lahir berbagai kerja sama nyata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi Kabupaten Karo sebagai daerah tujuan investasi, pertanian, dan pariwisata berkelas,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., unsur Forkopimda Kabupaten Karo, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP PKK Kabupaten Karo, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Karo beserta Staf Ahli TP PKK, tokoh masyarakat Karo Hery Sebayang, Ketua dan jajaran APINDO Kabupaten Karo, serta para tamu undangan lainnya.(karodaily).

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.