
KARODAILY.id, Berastagi — Nama Kabupaten Karo kembali berkibar di panggung olahraga internasional. Serda Muhammad Raihan Fadhila, atlet taekwondo asal Berastagi, terpilih memperkuat Tim Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Prajurit yang berdinas di Bagian Jasmani Angkatan Darat (Disjasad) Cimahi tersebut akan turun di cabang olahraga taekwondo nomor Kyorugi putra kelas -80 kilogram.
Raihan akan menghadapi persaingan ketat dengan taekwondoin terbaik dari berbagai negara Asia. Namun, tiket menuju Asian Games kali ini datang dengan modal prestasi yang cukup meyakinkan.
Sebelumnya, Raihan sukses merebut medali emas Kyorugi Under 80 Kg pada ajang 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang berlangsung di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Di partai final, Raihan tampil sebagai juara setelah menaklukkan taekwondoin India, Akshay Hooda. Hooda harus puas membawa pulang medali perak, sementara medali perunggu diraih wakil Kazakhstan Abdurakhmon Matipov dan atlet Indonesia lainnya, Edgar Sastama.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Raihan mampu bersaing di level internasional. Medali emas itu sekaligus menjadi bekal penting sebelum dirinya menghadapi tantangan yang jauh lebih besar di Asian Games.
Bagi Kabupaten Karo, keberhasilan Raihan menembus skuad Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri. Putra Berastagi itu kini tidak hanya membawa nama TNI Angkatan Darat, tetapi juga membawa nama daerah asalnya ke salah satu panggung olahraga terbesar di Asia.
Dukungan pun datang dari Pemerintah Kabupaten Karo

“Selamat bertanding Serda Muhammad Raihan Fadhila. Bawa pulang prestasi terbaik untuk Indonesia dan Kabupaten Karo,” tulis Pemkab Karo.
Raihan sendiri bukan nama baru dalam persaingan taekwondo. Pengalamannya sebagai prajurit TNI sekaligus atlet menjadi kombinasi tersendiri dalam menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
Keberhasilannya meraih emas pada 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 juga memperlihatkan kapasitas atlet binaan TNI dalam bersaing dengan lawan dari berbagai negara.
Kejuaraan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan diikuti para atlet dari sejumlah negara. Selain menjadi arena perebutan prestasi, turnamen itu juga menjadi sarana mempererat hubungan dan persahabatan antarnegara melalui olahraga.
Kini, mata publik Karo tertuju kepada Raihan. Dari Berastagi, ia akan membawa semangat daerahnya ke Aichi-Nagoya.
Asian Games 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Serda Muhammad Raihan Fadhila. Targetnya bukan sekadar tampil, tetapi memberikan penampilan terbaik dan membuka peluang membawa pulang medali untuk Indonesia.
Jika mampu kembali berdiri di podium, Raihan akan menorehkan satu lagi catatan penting dalam perjalanan kariernya sekaligus mengharumkan nama Karo dan Indonesia di pentas Asia.(karodaily/berbagaisumber).








