Friday, 2 October 2026
kontak@karodaily.id
FokusKaro Raya

Bupati Karo: Kemitraan Antar Daerah Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Pangan Sumut

Bupati Karo dan para pelaku usaha serta perwakilan Bank Indonesia Sumut.(ist)

KARODAILY.id, Kabanjahe — Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mendorong penguatan kerja sama antardaerah untuk memperlancar distribusi pangan, membuka akses pasar bagi petani, sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Sumatera Utara.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati Karo saat menghadiri Business Matching dan Temu Kemitraan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) Intra Sumatera Utara yang digelar di Hotel Kalang Ulu, Senin (29/9/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai pelaku dalam rantai pasok pangan, mulai dari petani, kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan), supplier, hingga pedagang besar dari sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Menurut Bupati Karo, forum Business Matching menjadi ruang penting untuk mempertemukan kebutuhan produksi dengan pasar secara langsung. Dengan adanya komunikasi dan kerja sama antarpelaku usaha, distribusi komoditas pangan diharapkan menjadi lebih efektif dan tidak hanya bergantung pada mekanisme perdagangan yang berjalan secara terpisah di masing-masing daerah.

Sebagai salah satu daerah sentra produksi hortikultura dan pangan di Sumatera Utara, Kabupaten Karo memiliki posisi strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Namun, produksi yang besar perlu didukung dengan sistem distribusi dan akses pasar yang kuat agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani.

Bupati Antonius Ginting menekankan, persoalan disparitas harga dan kelancaran distribusi pangan tidak dapat diselesaikan oleh satu daerah saja. Dibutuhkan kolaborasi antara daerah penghasil, daerah konsumen, pelaku distribusi, serta dunia usaha.

Melalui kemitraan yang dibangun, petani diharapkan memperoleh akses pasar yang lebih jelas dan harga yang layak, sementara konsumen mendapatkan kepastian pasokan dengan harga yang lebih stabil.

“Memperkuat kemitraan, membuka pasar, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Bupati Karo berharap kesepakatan yang lahir dari Business Matching tidak berhenti pada pertemuan atau penandatanganan kerja sama semata. Kemitraan tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk transaksi nyata dan hubungan usaha jangka panjang.

“Harapan kita, kerja sama ini tidak berhenti pada pertemuan, tetapi berlanjut menjadi transaksi nyata yang memberikan harga yang layak bagi petani dan pasokan yang stabil bagi masyarakat,” ujar Bupati Karo.

Menurutnya, terbentuknya rantai pasok pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan akan memberikan dampak tidak hanya terhadap petani dan pelaku usaha, tetapi juga terhadap upaya menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi di Sumatera Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karo juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara atas inisiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan Business Matching dan Temu Kemitraan KAD tersebut.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, para kepala perangkat daerah, serta pelaku usaha, supplier dan kelompok tani dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Melalui forum tersebut, Kabupaten Karo berharap semakin banyak terbentuk kemitraan usaha antardaerah yang mampu memperluas pasar komoditas pertanian, memperkuat distribusi pangan, meningkatkan posisi tawar petani, serta mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat Sumatera Utara.(karodaily).

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.