Kemenkoinfra Respon Cepat Usulan Bupati Karo Lewat Gelar Rakor Percepatan Infrastruktur di Kabupaten Karo

KARODAILY.id, Kabanjahe –Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia merespons cepat usulan dukungan peningkatan konektivitas dan infrastruktur untuk pengembangan Kabupaten Karo yang disampaikan Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes.
Langkah positif tersebut ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada Selasa (24/02/2025).
Tidak tanggung – tanggung, Rakor diikuti para Asisten Deputi di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Bupati Karo Antonius Ginting, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, Kepala Bappedalitbang Abel Tarigan, serta Kepala Dinas PUTR Edward Pontinus Sinulingga.
Sesuai surat undangan yang disampaikan oleh Plt. Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah I Kemenkoinfra, Syahruddin, Rakor dilaksanakan dengan agenda tunggal pembahasan usulan yang masuk melalui Surat Bupati Kabupaten Karo Nomor 050/0471/Bappelitbang/2026 tertanggal 13 Februari 2026.
Dalam surat tersebut, Bupati Karo menyampaikan usulan dukungan peningkatan konektivitas dan infrastruktur untuk pengembangan Kabupaten Karo sebagai kawasan agropolitan, bagian dari KSN Mebidangro, serta kawasan penyangga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Selain itu, tindak lanjut cepat ini juga merupakan buah dari audiensi Bupati Karo Antonius Ginting, dan jajaran bersama tokoh masyarakat Karo Hery Sebayang kepada Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono, yang dilaksanakan pada Rabu (18/02/2026) di Jakarta.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Karo memaparkan langsung rencana prioritas pembangunan, antara lain pembangunan jalan alternatif Simpang Tuntungan–Sembaikan–Berastagi, ruas Simpang 3 Delitua–Rumah Liang–Serdang–Simpang Sinaman, pembangunan jalan tol Medan–Kabupaten Karo, pelebaran ruas Tugu Kol–Simpang Ujung Aji, pengembangan Dermaga Tongging untuk melayani penyeberangan feri menuju Samosir, pembangunan ruas Jalan Kutabuluh–Mburidi melalui program Instruksi Presiden, serta rehabilitasi jaringan irigasi untuk memperkuat ketahanan pangan.
Menanggapi usulan tersebut, Menkoinfra AHY menyatakan kesiapan menindaklanjuti seluruh proposal Pemerintah Kabupaten Karo agar diproses sesuai tahapan perencanaan dan prioritas pembangunan nasional. Tindak lanjut tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi lintas kementerian guna menyelaraskan program dan menentukan langkah lanjutan.
Rapat koordinasi berlangsung secara virtual dengan tujuan menyamakan pemahaman, melakukan sinkronisasi program, serta merumuskan langkah tindak lanjut pembangunan wilayah.

Dari Ruang Karo Command Centre (KCC) Kantor Bupati Karo, Bupati Karo Antonius Ginting,memaparkan kebutuhan infrastruktur untuk mendukung ketahanan pangan, penguatan konektivitas, serta pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba. Paparan tersebut menegaskan posisi strategis Kabupaten Karo sebagai salah satu sentra produksi pangan dan hortikultura di Sumatera Utara, sekaligus wilayah penyangga utama KSPN Danau Toba.
Sejumlah usulan prioritas yang disampaikan meliputi pembangunan jalan alternatif Medan–Kabupaten Karo, pembangunan Jalan Tol Medan–Berastagi, peningkatan Dermaga Tongging sebagai gerbang utara Danau Toba, pelebaran sejumlah ruas jalan strategis, perbaikan drainase dan trotoar di kawasan perkotaan, penanganan banjir pada daerah irigasi rawa Paya Lahlah, program Inpres jalan dan irigasi, serta penyusunan RDTR Kecamatan Kabanjahe, Tiga Panah, dan Tiga Binanga.
Pada akhir pemaparan, Bupati Karo meminta agar pembangunan konektivitas menuju Kabupaten Karo, khususnya koridor Medan–Karo, menjadi prioritas penanganan pemerintah pusat karena kerap terdampak longsor dan mengganggu mobilitas, distribusi logistik, serta kunjungan wisata.
Melalui rangkaian rapat koordinasi dan audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan pembangunan infrastruktur Kabupaten Karo sebagai kawasan pertumbuhan, sentra pangan, dan destinasi pariwisata unggulan di kawasan Danau Toba.(karodaily/nanang)









