Friday, 10 April 2026
kontak@karodaily.id
Breaking NewsFokus

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Rp 11,4 Triliun di Kejagung

Disaksikan Prabowo, Kejagung Serahkan Rp 11,4 Triliun ke Menkeu Purbaya (Foto: Lizsa Egeham/Liputan6.com)

KARODAILY.id, Jakarta – Tumpukan uang triliunan rupiah kembali terlihat di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (10/04/2026). Uang tersebut disusun rapi dan menjulang tinggi di atas panggung acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara.

Berdasarkan pantauan di lokasi sebagaimana dilansir beritasatu.com, uang dalam jumlah besar itu ditata berjejer dan hampir memenuhi area panggung. Nilai total yang akan diserahkan mencapai sekitar Rp 11,4 triliun.

Presiden Prabowo Subianto turut hadir dalam acara tersebut untuk menyaksikan langsung agenda penyerahan denda administratif, hasil penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI.

Kehadiran Prabowo di Kejaksaan Agung dalam agenda serupa bukan kali pertama. Sebelumnya, pada 24 Desember 2025, tumpukan uang senilai Rp 6,6 triliun juga dipamerkan di lobi Gedung Bundar Kejagung.

Saat itu, uang tersebut merupakan hasil penyelamatan keuangan negara yang berkaitan dengan kerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Teramati, uang pecahan Rp 100.000 ditumpuk dari depan pintu utama hingga ke dalam area gedung, mencerminkan besarnya nilai yang berhasil diamankan negara.

Selain itu, pada Oktober 2025, Kejagung juga menyerahkan uang sekitar Rp 13 triliun hasil sitaan kasus korupsi ekspor crude palm oil (CPO) dari tiga korporasi.

Penyerahan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan pengembalian kerugian negara.

Pemerintah menilai langkah penyelamatan keuangan negara ini penting untuk mendukung pembangunan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran presiden dalam agenda tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung penegakan hukum dan optimalisasi aset negara hasil penindakan kasus besar.(karodaily).

 

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.