Tuesday, 17 March 2026
kontak@karodaily.id
EkosistemFokus

Warga Kuta Rayat Resah, Harimau Sumatera Terpantau Dekati Permukiman

Tim gabungan Forkopimcam Naman Teran, BBKSDA dan Pemdes Kuta Rayat tinjau lokasi temuan informasi harimau Sumatera di dekat jalan tembus Karo – Langkat.(ist)

KARODAILY.id, Kuta Rayat – Warga Desa Kuta Rayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, dalam beberapa hari terakhir merasa waswas setelah beredar informasi mengenai keberadaan harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang mendekati pemukiman.

Informasi awal muncul pada Sabtu malam (06/09/2025), sekitar pukul 20.00 WIB, ketika seorang warga mengaku melihat langsung satwa dilindungi itu melintas di jalur penghubung Kabupaten Karo menuju Kabupaten Langkat. Laporan ini segera menyebar luas di tengah masyarakat sehingga menimbulkan kekhawatiran.

Adalah Ihsan Ginting yang pertama kali memberi laporan. Sementara seorang saksi mata lainnya, Eva Susana, mengaku melihat langsung seekor harimau saat sedang berkendara dari Dusun V menuju Dusun IV.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Naman Teran dan Pemdes Kuta Rayat langsung turun ke lokasi.

Kepala Resort Taman Wisata Alam (TWA) Deleng Lancuk Samuel Siahaan, mengatakan pengecekan dilakukan dengan menyusuri kawasan sekitar radius 1 kilometer dari titik penampakan.

“Pengecekan ini berdasarkan laporan warga yang melihat keberadaan harimau Sumatera pada Sabtu kemarin. Tim langsung menyusuri lokasi untuk mencari tanda-tanda seperti jejak kaki dan arah pergerakannya,” ujar Samuel, Selasa (09/09/2025).

Dari hasil pemantauan, tim menemukan beberapa bekas jejak yang mengarah dari pinggir jalan utama ke perladangan warga, lalu menuju kawasan hutan. Berdasarkan ukuran jejak dengan panjang lebih dari 10 sentimeter, diperkirakan harimau tersebut berukuran cukup besar, dengan umur menginjak remaja hingga dewasa.

Namun, Samuel menjelaskan pihaknya belum bisa memastikan alasan harimau tersebut keluar dari hutan dan mendekati pemukiman.

“Perilaku harimau ini bervariasi, bisa sekadar melintas sesuai jalur jelajahnya, bisa juga karena habitatnya terganggu, atau mencari wilayah untuk perkembangbiakan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Simpang Empat AKP Domdom Panjaitan, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan perangkat desa untuk menindaklanjuti laporan warga terkait penampakan harimau di Jalan Karo–Langkat, tepatnya di Dusun IV Desa Kuta Rayat.

“Kami sudah meminta warga agar tidak beraktivitas di ladang pada malam hari dan tetap berjaga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Domdom.

Senada, Kepala Desa Kuta Rayat Satar Ginting, menambahkan pihaknya juga sudah memberikan imbauan agar warga lebih berhati-hati, tidak bepergian sendirian, serta tetap menyalakan api di kawasan perladangan untuk mengantisipasi satwa liar. Ia juga meminta masyarakat pulang sebelum malam demi keselamatan bersama.(karodaily/nanang).

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.