
KARODAILY.id, Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo terus mendorong penguatan sektor pariwisata melalui pembenahan lingkungan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Fakta Integritas Kecamatan Penggerak Kepariwisataan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Karo, Rabu (25/03/2026).
Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes. Dalam kesempatan tersebut, lima camat bersama sejumlah kepala desa menandatangani Fakta Integritas sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah.
“Penandatanganan Fakta Integritas ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan komitmen nyata kita bersama dalam membangun pariwisata Kabupaten Karo yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Bupati.
Adapun para camat yang terlibat yakni Deni Saragih, Bartholemous Barus, David Cardona Sembiring, Ijin Gurusinga, dan Intaperi Ginting. Mereka diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan ramah bagi wisatawan.
Kelima kecamatan yang ditetapkan sebagai pilot project pengembangan pariwisata tersebut meliputi Kecamatan Berastagi, Kabanjahe, Dolat Rayat, Merek, dan Tiga Panah. Penetapan ini didasarkan pada potensi serta posisi strategis wilayah sebagai jalur lintasan wisata dan pusat aktivitas masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes menekankan pentingnya menghadirkan wajah “Tanah Karo yang ASRI” (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai fondasi utama pembangunan pariwisata.
“Kita harus menghadirkan wajah Tanah Karo yang ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah, karena inilah yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan,” tegasnya.
Menurutnya, kebersihan, kenyamanan, dan keamanan merupakan faktor penting dalam menarik minat wisatawan untuk berkunjung.
“Pariwisata itu soal kesan. Kalau bersih, tertata, dan nyaman, wisatawan pasti ingin kembali,” lanjutnya.
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berperan aktif dalam mempromosikan potensi wisata Kabupaten Karo melalui media sosial.
“Saya mengajak seluruh ASN untuk aktif mempromosikan potensi wisata Karo melalui media sosial, sehingga keindahan daerah kita semakin dikenal luas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Karo, Abel Tarwai Tarigan, menyampaikan bahwa lima kecamatan tersebut memiliki peran strategis karena berada pada jalur penghubung menuju berbagai destinasi unggulan, seperti kawasan Danau Toba dan Tangkahan.
“Kelima kecamatan ini memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di jalur lintasan utama menuju berbagai destinasi wisata unggulan,” ujarnya.
Menurutnya, wilayah Kabanjahe dan sekitarnya merupakan pintu masuk utama yang memberikan kesan pertama bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Karo.
“Kabanjahe dan sekitarnya merupakan wajah Kabupaten Karo. Kesan pertama wisatawan sangat ditentukan dari kondisi wilayah ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui Fakta Integritas ini diharapkan tercipta komitmen bersama dalam menjaga keasrian lingkungan.
“Melalui Fakta Integritas ini, kita ingin membangun komitmen bersama agar tercipta lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” katanya.
Melalui Fakta Integritas ini, pemerintah kecamatan bersama masyarakat dan pelaku usaha didorong untuk melaksanakan berbagai langkah konkret, antara lain menjaga kebersihan lingkungan, memastikan fungsi drainase berjalan optimal, melakukan penghijauan, serta menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan harus terus kita hidupkan sebagai bagian dari identitas masyarakat Karo,” tutupnya.
Dengan komitmen yang terbangun secara bersama, Pemerintah Kabupaten Karo optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.(karodaily/nanang)









