
KARODAILY.id, Medan – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. Dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Karo, Sri Harmonista Br Kaban, ST, M.Eng., menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Sumut yang digelar pada Senin (06/04/2026) di Aula Kantor Pusat Bank Sumut, Medan.
RUPS Tahunan tersebut menjadi forum penting bagi para pemegang saham, yang terdiri dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Sumatera Utara, dalam mengevaluasi kinerja perusahaan sekaligus menetapkan arah kebijakan strategis ke depan. Sejumlah agenda utama dibahas secara komprehensif, mulai dari pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025 hingga rencana kerja dan penguatan permodalan untuk tahun 2026.
Dalam rapat tersebut, disahkan laporan keuangan PT Bank Sumut Tahun Buku 2025 serta diputuskan penggunaan laba setelah pajak, termasuk pembagian dividen kepada para pemegang saham. Selain itu, RUPS juga menetapkan rencana kerja perusahaan tahun 2026 yang difokuskan pada peningkatan kinerja bisnis, perluasan layanan, serta penguatan peran bank dalam mendukung pembangunan daerah.
Tidak hanya itu, pembahasan juga mencakup penetapan alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) beserta mekanisme penyalurannya agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. RUPS turut memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menyetujui setoran modal tahun buku 2026 serta menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) guna melaksanakan audit laporan keuangan untuk periode 2026 hingga 2028.
Selain aspek keuangan dan operasional, RUPS juga membahas struktur dan pengelolaan pengurus PT Bank Sumut (Perseroda) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam arahannya menyampaikan bahwa hasil RUPS mencerminkan komitmen kuat seluruh pemegang saham dalam memperkuat peran Bank Sumut sebagai salah satu instrumen strategis pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Sumut harus terus ditingkatkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen bersama untuk memperkuat Bank Sumut sebagai instrumen strategis pembangunan daerah. Dari dividen yang dibagikan, 15 persen kami kembalikan sebagai setoran modal, dan kami dari provinsi juga menambah Rp100 miliar,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyampaikan bahwa keputusan-keputusan strategis yang dihasilkan dalam RUPS menjadi landasan penting dalam memperkuat fundamental bisnis perusahaan serta meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri perbankan.
Menurutnya, penguatan modal yang dilakukan tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha Bank Sumut, tetapi juga berdampak positif terhadap peningkatan nilai investasi pemerintah daerah sebagai pemegang saham.
Kehadiran Bupati Karo dalam RUPS tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam mendukung penguatan perbankan daerah sebagai mitra strategis pembangunan. Melalui kepemilikan saham di Bank Sumut, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Partisipasi aktif pemerintah daerah dalam forum RUPS juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pemegang saham, sehingga Bank Sumut dapat terus berkembang sebagai lembaga keuangan yang sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi di Sumatera Utara, termasuk di Kabupaten Karo.(karodaily/rill).









