Bupati Karo dan Forkopimda Jenguk Siswa Korban Gangguan Kesehatan MBG yang Dirawat di Medan

KARODAILY.id, Medan — Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. Dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo menjenguk sejumlah siswa yang sebelumnya dirujuk ke rumah sakit di Medan setelah mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (18/08/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan secara langsung kondisi kesehatan para siswa sekaligus memastikan mereka mendapatkan penanganan medis yang optimal. Bupati Karo bersama Forkopimda juga berkoordinasi dengan tenaga medis terkait perkembangan kondisi masing-masing siswa.
Adapun siswa yang sebelumnya dirujuk ke rumah sakit di Medan yakni Christmas Dayana Shite, siswa SMA Negeri 1 Berastagi, Febi Yona Br. Purba dan Ana Karina Br. Karo, siswa SMK Bersama Swasta Berastagi, yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Medan.
Sementara Inka Cristi, siswa SMK Bersama Swasta Berastagi, dirujuk ke RSU Bina Kasih Medan.

Kabar baik datang dari kondisi Inka Cristi. Berdasarkan pemeriksaan terbaru tim medis, kondisi kesehatannya telah membaik dan ia diperbolehkan pulang ke rumah.
Kabar tersebut menjadi kelegaan bagi keluarga setelah sebelumnya harus menghadapi kekhawatiran akibat kondisi kesehatan yang dialami Inka.
Dalam kunjungan itu, Bupati Karo menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan para siswa menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Karo. Pemantauan terhadap kondisi mereka akan terus dilakukan hingga seluruh siswa dinyatakan pulih.
“Yang paling utama adalah memastikan anak-anak kita sehat dan pulih. Pemerintah akan terus memantau kondisi mereka sampai benar-benar sembuh,” tegas Bupati Karo.
Selain memantau kondisi siswa, Pemerintah Kabupaten Karo juga terus melakukan koordinasi dengan rumah sakit, tenaga kesehatan dan pihak terkait. Evaluasi terhadap pelaksanaan Program MBG juga dilakukan sebagai langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Program MBG, kata pemerintah daerah, harus dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dengan tetap memperhatikan keamanan, kualitas makanan, serta proses penyediaannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karo didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani Tarigan, serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo Edmond Novvery Purba, S.H., M.H.
Kehadiran Bupati Karo dan Forkopimda di rumah sakit juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap siswa dan keluarga yang sedang menjalani masa pemulihan.
Di tengah kekhawatiran yang masih dirasakan, harapan para siswa dan keluarga tetap sama: segera pulih, dapat kembali ke rumah, berkumpul bersama keluarga, dan kembali mengikuti kegiatan belajar seperti sediakala.
Pemerintah Kabupaten Karo memastikan pemantauan terhadap para siswa tidak berhenti selama masa perawatan. Kondisi mereka akan terus dipantau, sementara evaluasi terhadap pelaksanaan MBG dilakukan secara berkelanjutan demi memastikan program tersebut dapat berjalan dengan aman dan memberikan manfaat bagi anak-anak.(karodaily/nanang)








