Thursday, 1 October 2026
kontak@karodaily.id
FokusSport

Dua Srikandi Indonesia Bersinar di Asian Games 2026, Nurisa Dian dan Desak Made Persembahkan Emas

Atlet panahan Dian Nurisa dan atlet panjat tebing Indonesia meraih emas di Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.(ist)

KARODAILY.id, Nagoya — Dua srikandi Indonesia tampil gemilang di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Nurisa Dian Ashrifah dan Desak Made Rita Kusuma Dewi sama-sama mempersembahkan medali emas untuk Merah Putih melalui cabang olahraga panahan dan panjat tebing.

Nurisa Dian menyusul raihan positif Desak Made yang lebih dahulu mengamankan emas dari nomor speed putri panjat tebing.

Nurisa memastikan medali emas dari nomor compound perorangan putri setelah melewati pertandingan dramatis menghadapi wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal hingga game terakhir. Perolehan angka kedua atlet terus berkejaran sehingga perebutan emas harus ditentukan hingga dua anak panah terakhir.

Pada game kelima, Nurisa Dian menunjukkan ketenangan di tengah tekanan. Dua anak panah terakhir yang dilepaskannya sama-sama menghasilkan nilai 10. Ia pun mengumpulkan 29 poin pada game penentuan.

Sementara Amaya hanya mampu mencatat 27 poin pada game kelima.

Hasil tersebut membuat Nurisa Dian mengakhiri pertandingan dengan total 139 poin, unggul dua angka atas atlet Filipina tersebut.

Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Nurisa Dian meraih medali emas kelima Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Tambahan dua medali emas bagi Indonesia dari Nurisa Dian dan Desak Made di ajang Asian Games 2026 membuat kontingen Indonesi untuk sementar berhasil taih 5 emas.(ist)

Sebelumnya, Desak Made Rita Kusuma Dewi lebih dahulu mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi.

Atlet panjat tebing asal Bali itu meraih emas nomor speed putri setelah tampil gemilang pada babak final di Nagoya, Rabu (30/9/2026).

Final berlangsung menegangkan. Setelah tanda beep dibunyikan, Desak sempat tertinggal pada awal perlombaan. Namun, ia mampu meningkatkan kecepatannya di pertengahan lintasan hingga akhirnya finis lebih dahulu.

Desak mencatat waktu 6,062 detik.

Keunggulannya sangat tipis, hanya 0,002 detik dari Deng Lijuan asal China yang finis dengan catatan waktu 6,064 detik dan berhak meraih medali perak.

Sementara medali perunggu diamankan atlet Korea Selatan, Jeong Jimin, dengan catatan waktu 6,18 detik.

Persaingan final semakin menarik setelah atlet China lainnya, Yafel Zhou, didiskualifikasi karena melakukan false start. Persaingan kemudian tersisa antara Desak, Deng Lijuan dan Jeong Jimin.

Dua emas yang dipersembahkan Nurisa Dian dan Desak Made menjadi tambahan penting bagi kontingen Indonesia dalam perburuan medali Asian Games 2026.

Berdasarkan klasemen sementara per Kamis (1/10/2026) pukul 09.20 WIB, Indonesia mengoleksi 5 emas, 7 perak dan 20 perunggu, sekaligus menempati posisi ke-13 klasemen sementara.

Indonesia berada tepat di bawah Hong Kong yang mengoleksi 5 emas, 12 perak dan 18 perunggu. Sementara Malaysia menempati posisi ke-11 dengan raihan 6 emas, 5 perak dan 12 perunggu.

Di posisi teratas masih ditempati China dengan koleksi 151 emas, 67 perak dan 59 perunggu. Tuan rumah Jepang berada di posisi kedua dengan 50 emas, 77 perak dan 73 perunggu.

Bagi Indonesia, penampilan Nurisa Dian dan Desak Made menjadi tambahan energi dalam perjuangan Merah Putih di Aichi-Nagoya.

Datang dari cabang olahraga berbeda, kedua srikandi tersebut menunjukkan satu hal yang sama: ketenangan, kecepatan dan ketangguhan untuk membawa Merah Putih berkibar di podium tertinggi Asian Games 2026.(karodaily/berbagaisumber).

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.