Pemkab Karo turunkan alat berat atasi longsor di jalan Serdang – Barusjahe.(ist)
KARODAILY.id, Barusjahe – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang menutupi badan jalan di ruas Barusjahe–Serdang, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Selasa (20/10/2026).
Penanganan dilakukan atas arahan Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., guna mempercepat pembersihan material longsor yang mengganggu akses transportasi dan mobilitas masyarakat.
Dinas PUTR Kabupaten Karo langsung mendatangkan alat berat ke lokasi untuk menyingkirkan material tanah yang menutupi badan jalan. Langkah ini dilakukan agar akses transportasi dapat segera dipulihkan sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan lebih lancar.
Longsor yang menutup badan jalan berpotensi menghambat perjalanan warga serta mengganggu distribusi barang dan hasil pertanian. Karena itu, percepatan penanganan menjadi penting untuk meminimalkan dampak terhadap aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.
Melalui pengerahan alat berat, pemerintah daerah berupaya memastikan material longsor dapat dibersihkan sehingga badan jalan kembali dapat dilalui dengan aman. Pelaksanaan penanganan di lapangan juga perlu memperhatikan kondisi tanah dan potensi longsor susulan, terutama apabila hujan masih terjadi.
Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas PUTR terus mengupayakan penanganan gangguan infrastruktur jalan akibat bencana alam dengan mengutamakan pemulihan akses transportasi dan keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat yang melintasi ruas Barusjahe–Serdang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melewati lokasi longsor selama proses pembersihan berlangsung. Pengguna jalan juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi jalan dinilai belum aman.
Penanganan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Karo dalam merespons kondisi darurat yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Koordinasi dan tindakan sesuai kondisi lapangan diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus mengurangi risiko gangguan terhadap aktivitas warga.
Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan pentingnya respons cepat terhadap bencana yang mengganggu fasilitas umum, terutama jalan sebagai jalur penghubung masyarakat dan pendukung aktivitas perekonomian daerah.(karodaily/nanang).