Friday, 3 July 2026
kontak@karodaily.id
Breaking NewsFokus

Belum Sempat Santap Durian, Bupati Langkat “Ondim” Diciduk KPK di Acara APKASI

KARODAILY.id
Bupati Langkat, Syah Afandin.(ist)

KARODAILY.id, Medan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sumatera Utara. Kali ini, Bupati Langkat Syah Afandin atau yang akrab disapa Ondim menjadi salah satu pihak yang diamankan.

Ironisnya, dari informasi yang dilansir Pojok Satu, penangkapan terjadi saat Ondim menghadiri rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Ia bahkan disebut belum sempat menikmati jamuan makan durian bersama para bupati sebelum tim KPK membawanya pergi.

“Benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi mengenai operasi tangkap tangan tersebut, Jumat (3/7/2026).

Fitroh belum menjelaskan secara rinci perkara yang sedang ditangani. Namun, informasi awal menyebutkan OTT tersebut diduga berkaitan dengan proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Saat ini, Ondim masih berstatus sebagai pihak yang diperiksa. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukumnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, operasi bermula dari Kota Binjai sebelum berlanjut ke Lubuk Pakam, lokasi Ondim menghadiri Forum Bisnis Daerah (Forbisda) APKASI bersama KADIN.

Tim KPK disebut mengamankan tiga orang dalam operasi tersebut, yakni Bupati Langkat, seorang pihak swasta, dan satu orang lainnya dari lingkungan Pemkab Langkat.

Penangkapan berlangsung ketika agenda diskusi resmi masih berlangsung di Aula Institut Kesehatan Medistra (IKM). Seusai kegiatan, para kepala daerah dijadwalkan mengikuti jamuan makan durian. Namun, Ondim sudah tidak terlihat di lokasi sehingga kehadirannya menjadi perbincangan para peserta. Ia pun disebut tak sempat mencicipi durian yang telah disiapkan.

Menjelang tengah malam, aktivitas penyidik KPK juga terlihat di Polrestabes Medan. Sekitar pukul 23.27 WIB, sejumlah pria yang diduga merupakan tim KPK tampak memasuki ruang Satreskrim sambil membawa sebuah koper berwarna abu-abu.

Syah Afandin merupakan adik dari mantan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin. Ia terpilih sebagai Bupati Langkat untuk periode 2025–2030 setelah sebelumnya menjabat Wakil Bupati mendampingi Terbit Rencana Perangin-angin.

Pada 2022, Ondim dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat setelah Terbit Rencana Perangin-angin lebih dahulu terjaring OTT KPK.(karodaily/berbagai sumber)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.