

KARODAILY.id, Deli Serdang – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri kegiatan Welcome Dinner dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (01/07/2026) malam.

Bupati Karo hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-26 APKASI yang berlangsung pada 1–3 Juli 2026 dan dirangkaikan dengan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deli Serdang.
Mengusung tema “Satu Misi, Satu Aksi, Membangun Negeri”, kegiatan ini dihadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan selaku tuan rumah, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, serta para bupati dari berbagai daerah di Indonesia.
Keikutsertaan Bupati Karo dalam forum nasional tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Karo untuk memperkuat kerja sama antardaerah, memperluas jejaring pemerintahan, serta menyerap berbagai inovasi dan praktik terbaik guna mendukung peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.
“Keikutsertaan kami dalam HUT ke-26 APKASI merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat sinergi dan membangun kolaborasi antardaerah. Melalui forum ini, kami dapat bertukar pengalaman, menyerap berbagai inovasi, serta memperluas kerja sama yang akan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Karo. Kami berharap hasil dari pertemuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Karo,” ujar Bupati Karo.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya memperkuat hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam menyusun kebijakan pembangunan dan fiskal daerah.
“Rekomendasi langsung ke kementerian tentu sangat baik. Namun kita juga perlu membangun komunikasi yang lebih kuat dengan pemerintah provinsi agar sinkronisasi kebijakan fiskal maupun anggaran dapat berjalan lebih baik,” ujar Bobby.
Ia juga mengusulkan penerapan skema pajak kendaraan bermotor yang lebih proporsional sesuai karakteristik daerah serta mengumumkan penambahan alokasi Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) kepada pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara pada Juli 2026.

Menurut Bobby, penyelenggaraan HUT APKASI di Deli Serdang tidak hanya menjadi ajang memperkuat sinergi antarkepala daerah, tetapi juga memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Kegiatan seperti ini mampu menggerakkan sektor perhotelan, UMKM, kuliner, transportasi hingga sektor jasa lainnya sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan mengatakan HUT APKASI menjadi momentum bagi pemerintah kabupaten untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Di tengah keterbatasan anggaran, kita dituntut semakin kreatif dan inovatif tanpa mengabaikan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Kita juga harus mampu menyatukan suara dalam memformulasikan kebijakan fiskal yang lebih berpihak pada kemandirian daerah,” tegas Asri.
Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi menyampaikan bahwa rangkaian HUT ke-26 APKASI akan membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah hingga penguatan jejaring ekonomi dan promosi investasi daerah.
“Dalam pertemuan ini kita akan mengevaluasi implementasi Undang-Undang Pemerintahan Daerah, memperkuat jejaring ekonomi, sekaligus mempromosikan potensi unggulan serta peluang investasi dari masing-masing kabupaten kepada tingkat nasional,” ujar Bursah.
Melalui keikutsertaan dalam HUT APKASI ke-26, Pemerintah Kabupaten Karo berharap dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten lainnya guna mendorong percepatan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas peluang investasi, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Karo secara berkelanjutan.(karodaily/nanang/berbagaisumber).








