Thursday, 30 July 2026
kontak@karodaily.id
FokusKaro Raya

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Mendunia, Wagubsu dan Menkop RI Apresiasi Pesona Wisata, Budaya, dan Pertanian Tanah Karo

Bupati Karo Antonius Ginting dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono didampingi peserta fashion show Festival Bunga dan Buag Karo 2026 di Open Stage Taman Mejuah juah Berastagi.(ist)

KARODAILY.id, Berastagi — Ribuan masyarakat memadati jalan utama Kota Berastagi menyaksikan semarak Pawai Festival Bunga dan Buah Karo 2026 yang menghadirkan perpaduan pesona bunga, hasil pertanian unggulan, budaya, serta kreativitas masyarakat Tanah Karo.

Perhelatan yang masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya bersama Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono yang turut melepas pawai didampingi Bupati Karo Antonius Ginting di Taman Mejuah-juah Berastagi, Kamis (30/7/2026).

Kehadiran pejabat nasional dan provinsi itu menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Karo dalam mengangkat potensi daerah melalui sektor pariwisata, pertanian, ekonomi kreatif, dan kebudayaan lokal.

Bupati Karo Antonius Ginting mengatakan Festival Bunga dan Buah merupakan momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan Tanah Karo kepada masyarakat luas, sekaligus menjadi ruang promosi bagi para petani, pelaku UMKM, dan pelaku industri pariwisata.

“Festival ini bukan hanya tentang bunga dan buah, tetapi bagaimana kita menunjukkan identitas Karo melalui budaya, hasil pertanian, serta kreativitas masyarakat. Ini menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Antonius.

Menurutnya, Kabupaten Karo memiliki kekuatan besar dari sektor pertanian hortikultura yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi daerah. Melalui festival ini, hasil bumi Karo dikemas menjadi atraksi wisata yang memiliki nilai tambah.

Sementara itu, Wagub Sumut Surya mengapresiasi konsistensi Kabupaten Karo dalam menjaga dan mengembangkan Festival Bunga dan Buah sebagai salah satu ikon wisata Sumatera Utara.

“Festival ini merupakan keindahan dan keunikan Kabupaten Karo yang bukan bersifat sementara, melainkan warisan yang terus hidup dan memberi makna dari satu generasi ke generasi berikutnya,” kata Surya.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kekayaan alam, budaya, dan kreativitas masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Wagubsu Surya, Menkop RI Ferry Juliantono dan Bupati Karo Antonius Ginting dan Ibu serta Wakil Bupati Karo dan para tamu kehormatan saat menerima devile pawai Festival Bunga dan Buah Karo 2026.(endrolewa)

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono juga memberikan perhatian terhadap potensi Kabupaten Karo, khususnya dalam penguatan koperasi dan pemberdayaan pelaku usaha masyarakat berbasis sektor pertanian.

Kehadirannya di Festival Bunga dan Buah Karo menjadi bagian dari dukungan pemerintah pusat dalam mendorong produk lokal agar memiliki daya saing dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Pawai Festival Bunga dan Buah Karo 2026 diawali dengan penampilan marching band yang membangkitkan suasana kemeriahan. Setelah itu, iring-iringan mobil hias bergerak membawa berbagai kreasi yang memanfaatkan bunga segar dan buah-buahan hasil pertanian unggulan Karo.

Beragam dekorasi bernuansa warna-warni menghiasi kendaraan peserta, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan dan desa, BUMN/BUMD, sektor swasta, hingga kelompok masyarakat.

Tidak hanya mobil hias, sejumlah peserta juga tampil mengenakan gaun dan kostum unik berbahan inspirasi hasil pertanian lokal. Kehadiran kuda-kuda khas Berastagi turut menambah daya tarik pawai yang disaksikan wisatawan dan masyarakat.

Selain menampilkan kekayaan pertanian, Festival Bunga dan Buah Karo 2026 juga menghadirkan unsur budaya melalui ritual Erpangir Ku-Lau, salah satu tradisi masyarakat Karo yang diwariskan secara turun-temurun.

Ritual tersebut menggambarkan nilai spiritual masyarakat Karo tentang penyucian diri, rasa syukur, serta penghormatan terhadap alam dan sumber kehidupan.

Melalui Festival Bunga dan Buah 2026, Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan komitmennya menjadikan pariwisata, pertanian, dan budaya sebagai kekuatan utama dalam mendorong kemajuan daerah serta memperkenalkan pesona Tanah Karo hingga tingkat nasional dan internasional. (karodaily).

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.