
KARODAILY.id, Naman Teran – Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Kabupaten Karo bersama sejumlah perusahaan anggota menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Api Sinabung yang mengungsi di Jambur Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sabtu (5/9/2026) siang.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan keterlibatan dunia usaha dalam mendukung penanganan masyarakat yang terdampak aktivitas Gunung Sinabung. Bantuan diprioritaskan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama berada di lokasi pengungsian.
Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri Dandim 0205/Tanah Karo, Kapolres Tanah Karo, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Karo. Keterlibatan unsur TNI, Polri dan pemerintah daerah menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam mendukung penanganan warga terdampak bencana.
Berdasarkan pembaruan data per 4 September 2026, sebanyak 208 kepala keluarga atau 650 jiwa tercatat terdampak erupsi Gunung Sinabung. Jumlah tersebut terdiri dari 329 laki-laki dan 321 perempuan.
Dari total warga terdampak tersebut, terdapat sejumlah kelompok rentan, yakni 77 lansia, dua ibu hamil, enam ibu menyusui dan 33 balita. Selain itu, terdapat 82 siswa yang turut terdampak, terdiri dari 23 siswa SMA/SMK, 18 siswa SMP/MTs dan 41 siswa sekolah dasar.
Data tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan kondisi serta pembaruan pendataan di lapangan.
Sejak awal penanganan, Forum TJSLBU Kabupaten Karo membuka partisipasi perusahaan anggota melalui bantuan dalam bentuk barang dan kebutuhan dasar, bukan berupa uang. Bantuan yang terkumpul kemudian dikoordinasikan untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Sejumlah bantuan yang disalurkan antara lain beras, minyak goreng, gula, telur, mi instan, makanan siap saji, air mineral, sabun mandi, sampo, pasta gigi dan susu.

Ketua Forum TJSLBU Kabupaten Karo, Susi Susanty Ginting, S.E., M.M., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat Kabupaten Karo yang sedang menghadapi dampak erupsi Gunung Sinabung.
“Melihat jumlah masyarakat yang terdampak, termasuk lansia, balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak sekolah, tentu dibutuhkan kepedulian kita bersama,” kata Susi.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan warga sekaligus meringankan beban masyarakat selama berada di tempat pengungsian.
“Diharapkan bantuan yang diberikan hari ini dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak erupsi Gunung Sinabung,” ujarnya.
Menurut Susi, kondisi kebencanaan membutuhkan kolaborasi yang cepat dan terkoordinasi. Karena itu, Forum TJSLBU Kabupaten Karo berupaya menjadi wadah bagi perusahaan dan badan usaha untuk bergerak bersama dalam memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Forum TJSLBU tidak hanya menjadi wadah untuk menjalankan program tanggung jawab sosial dalam jangka panjang, tetapi juga bagaimana dunia usaha dapat hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kebersamaan perusahaan-perusahaan dalam kegiatan ini menjadi wujud bahwa kepedulian akan semakin kuat ketika dilakukan secara bersama-sama,” tambahnya.
Bantuan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan dan badan usaha, di antaranya PT Juma Berlian Exim, PT Medan Distribusindo Raya–Kabanjahe (Wings Group), PT Indojaya Agrinusa–Breeding Farm Tigapanah, PT Selektani Induk Usaha, PT Bibit Baru, PT Lau Segar Mulia, serta PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Area Sibayak.
Forum TJSLBU Kabupaten Karo berharap kolaborasi antara dunia usaha, Pemerintah Kabupaten Karo, TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat, terutama dalam menghadapi kondisi darurat dan memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Selain memenuhi kebutuhan dasar, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan moril dan semangat kepada warga yang masih harus menghadapi kondisi akibat aktivitas Gunung Sinabung. (karodaily/nanang)








