KARODAILY.id, Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya perubahan radius zona rekomendasi Gunung Sinabung, Sumatera Utara, yang saat ini berstatus Level II (Waspada).
Perubahan tersebut sebagaimana dilansir akun media sosial resmi Pemkab Karo @kominfo.karo, berdasarkan Laporan Khusus Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Nomor 1400.LAP/GL.03/BGL/2026 tanggal 13 Agustus 2026 tentang Perubahan Radius Zona Rekomendasi Gunung Sinabung, serta Surat Bupati Karo Nomor 360/2453/BPBD/2026 tanggal 14 Agustus 2026 tentang imbauan keselamatan masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, terjadi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung. Kondisi tersebut membuat radius zona rekomendasi diperluas untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi.
Adapun radius radial yang sebelumnya berjarak 2 kilometer dari puncak Gunung Sinabung diperluas menjadi 3 kilometer. Sementara itu, radius sektoral arah selatan-tenggara yang sebelumnya 3,5 kilometer diperluas menjadi 4,5 kilometer.
Perubahan radius tersebut berlaku sejak 13 Agustus 2026. Masyarakat, wisatawan, dan pendaki gunung dilarang melakukan aktivitas di dalam zona radius rekomendasi yang telah ditetapkan.
Larangan tersebut diberlakukan karena kawasan tersebut berpotensi terdampak ancaman langsung berupa lontaran batu pijar dan sebaran abu vulkanik. Selain itu, terdapat potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Aliran lahar berpotensi melintasi sungai-sungai yang berada di sektor barat daya Gunung Sinabung dan berhulu di kawasan puncak.
Pemerintah Kabupaten Karo juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan senantiasa mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Sinabung melalui sumber resmi.
Informasi dapat diperoleh dari Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, maupun melalui BPBD Kabupaten Karo.
Masyarakat juga dapat memantau perkembangan terbaru aktivitas Gunung Sinabung melalui aplikasi MAGMA Indonesia serta kanal resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Badan Geologi Kementerian ESDM.
Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, namun meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi seluruh arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.(karodaily/rill).