Tim Damkar Pemkab Karo melakukan upaya pemadaman dan pendinginan api di Desa Suka Sipilihen.(ist)
KARODAILY.id, Tiga Panah – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Karo. Satu unit rumah semi permanen dilaporkan hangus dilalap api di Desa Suka Sipilihan, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, pada Rabu (18/02/2026) siang.
Menurut Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr.dr.Antonius Ginting,Sp.OG,M.Kes diwakili Kasatpol Pol PP John Karnanta Sembiring melalui Kabid Damkar Budi Mulia Tarigan, laporan kebakaran pertama kali masuk ke Pos Damkar Kabanjahe pada pukul 12.32 WIB. Petugas langsung merespons cepat laporan warga dengan mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Adapun armada yang dikerahkan terdiri dari satu unit mobil pemadam dari Pos Tiga Panah dan dua unit mobil pemadam dari Kabanjahe, lengkap dengan personel pemadam kebakaran.
Setelah menerima laporan, unit terdekat segera bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Dalam waktu sekitar lima menit, mobil pemadam kebakaran pertama tiba di lokasi. Saat petugas tiba, api masih terlihat menyala dan sudah menguasai sebagian besar bangunan rumah.
Petugas kemudian langsung melakukan upaya pemadaman dan penyemprotan dari beberapa sisi bangunan untuk mencegah api merembet ke rumah warga di sekitar lokasi. Berkat respons cepat dan kerja sigap petugas di lapangan, api berhasil dikendalikan sekitar delapan menit kemudian, dilanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Rumah yang terbakar diketahui merupakan rumah semi permanen dengan ukuran sekitar 5 x 20 meter persegi. Berdasarkan data sementara di lapangan, pemilik rumah tercatat atas nama almarhum Rahmat Tarigan. Sementara itu, rumah tersebut dikontrakkan kepada Tarsip Tarigan (54), seorang wiraswasta, dengan jumlah penghuni dua orang.
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar. Namun, sebagian besar bagian rumah beserta isi bangunan tidak dapat diselamatkan.
Kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Tidak dilaporkan adanya dokumen penting maupun surat-surat berharga yang berhasil diselamatkan dari dalam rumah.
Sejumlah warga sekitar sempat membantu petugas dengan mengamankan lokasi dan menjauhkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari area yang berpotensi terdampak api. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian juga sempat melambat saat proses pemadaman berlangsung, karena banyak warga yang berkumpul untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. Petugas masih mengumpulkan keterangan dari saksi di sekitar lokasi untuk memastikan sumber awal api.
Pihak pemadam kebakaran juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik dan sumber api di dalam rumah, serta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.(karodaily/nanang).