Terdepan Jalankan Program Presiden RI, Bupati Karo Sejak Dilantik Aktif Gerakkan Program ASRI

KARODAILY.id, Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo tampil terdepan dalam mendukung Program Nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Berpijak pada kebijakan daerah yang telah lebih dulu disusun melalui program KARO ASRI, Pemkab Karo mengakselerasi berbagai langkah konkret mulai dari gotong royong kebersihan, penataan pasar, normalisasi drainase, hingga penataan kawasan wisata.
Sejak dilantik pada 28 Februari 2025, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes bersama Wakil Bupati Komando Tarigan, SP langsung menggerakkan aksi nyata. Pada 11 April 2025, di gerbang Penatapan Bakaran Jagung, Desa Doulu, Berastagi, Bupati Karo mencanangkan gerakan “Jumat Bersih”.
Tahap awal difokuskan pada normalisasi drainase, pembersihan semak belukar, serta pengangkutan sampah terjadwal. Penertiban kawasan perkotaan, khususnya di pusat pasar Berastagi dan Kabanjahe, juga terus dilakukan guna mewujudkan kawasan yang bersih, tertata, dan nyaman.
“Yang diperlukan adalah kemauan. Mulai hari ini kita buat gerakan setiap hari Jumat melaksanakan gotong royong, agar tidak ada rumput dan sampah di sepanjang trotoar,” ujar Bupati saat memimpin pencanangan Jumat Bersih, 11 April 2025.
Selain jalur utama jalan, permukiman dan perkantoran, Pemkab Karo juga memprioritaskan kebersihan kawasan wisata strategis, yakni Air Terjun Sipiso-piso, Pemandian Air Panas Semangat Gunung, Danau Lau Kawar, serta Bukit Gundaling.
Menurut Bupati, kebersihan kawasan wisata menjadi kunci menjaga daya saing pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Gerakan korve terus diperluas, terutama setelah Bupati dan Wakil Bupati Karo mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebagai tindak lanjut di lingkungan birokrasi, Pemkab Karo menerbitkan Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2026 tentang Gerakan Membersihkan Lingkungan Kerja. Seluruh pimpinan unit kerja diminta menggerakkan pegawai membersihkan ruang kerja, peralatan, dan lingkungan kantor selama 15 menit sebelum aktivitas dimulai setiap hari kerja, serta menerapkan pemilahan dan pengelolaan sampah berkelanjutan.
“Pemimpin harus memberi contoh. Seluruh ASN agar dapat mengambil bagian dalam mengedukasi gerakan kebersihan ini di tengah masyarakat luas,” tegas Bupati.
Program kebersihan total ini disinergikan dengan prioritas nasional dalam RPJMN 2025–2029. Pemkab Karo menegaskan, Gerakan ASRI tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diarahkan menjadi kebiasaan kolektif masyarakat.
Korve juga mulai dimaksimalkan ke sentra ekonomi rakyat, seperti Pasar Berastagi, Kabanjahe, Tiga Panah, dan Dolat Rayat, seiring pelaksanaan program sambang warga. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, serta gotong royong membersihkan parit, bahu jalan, pasar, dan area publik.
“Kalau Tiga Panah ini bersih dan tertata, ke depan bisa kita kembangkan menjadi kawasan kuliner yang bersih dan nyaman,” ujar Bupati.
Dipresiasi Wamendagri

Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menilai Pemerintah Kabupaten Karo menunjukkan kinerja nyata dan progresif dalam menerjemahkan serta mengeksekusi langsung arahan Presiden, khususnya melalui penguatan gerakan kebersihan dan penataan lingkungan.
Menurutnya, gerakan kebersihan yang telah berjalan sejak awal kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Karo memiliki potensi kuat menjadi lokomotif Gerakan ASRI secara nasional.
“Kami sangat mengapresiasi Pak Bupati, bersama dukungan Forkopimda, yang bersinergi menunjukkan bahwa Kabupaten Karo juga terdepan dalam menggerakkan program ASRI,” ujar Bima Arya usai kegiatan diskusi di Kantor Bupati Karo, Jumat (5/2/2026).
Ia menambahkan, langkah cepat Pemkab Karo sangat sejalan dengan pesan Presiden agar ruang publik terbebas dari sampah visual, baliho, dan spanduk yang tidak tertata.
“Saya ingin Kabupaten Karo bisa menjadi salah satu contoh yang berhasil menerjemahkan pesan Presiden dan menjadi rujukan bagi kabupaten dan kota lain,” tegasnya.(karodaily/nanang).









