Thursday, 19 March 2026
kontak@karodaily.id
FokusInspiratif

Langkah Nyata Karo Foundation: Hidupkan Kembali Aksara Karo di Jalan dan Kantor Pemerintahan

Bupati Karo Antonius Ginting terima laporan pemasangan plang jalan merek kantor Bupati Karo dari Sekum Karo Foundation Analgin Ginting.(ist)

KARODAILY.id, Berastagi — Upaya pelestarian budaya Karo kembali mendapat perhatian serius. Pada Selasa (04/11/2025), Sekretaris Umum Karo Foundation Analgin Ginting menyerahkan laporan pembuatan plang penunjuk jalan beraksara Karo di sejumlah ruas jalan di Kabanjahe dan Berastagi serta plang Kantor Bupati Karo.

Dalam kesempatan itu, Analgin Ginting menyampaikan dua harapan Ketua Umum Karo Foundation, Letjen TNI (Purn) Musa Bangun, kepada Bupati Karo dan Sekdakab Karo. Pertama, agar program penyematan aksara Karo dapat dilanjutkan oleh pemerintah daerah melalui penganggaran di APBD, sehingga seluruh papan nama kantor, penunjuk jalan, sekolah, hotel, dan restoran di Kabupaten Karo memuat aksara Karo. Kedua, agar pengajaran aksara Karo digalakkan di sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.

Menyahuti hal ini, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Sekdakab Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Karo Foundation atas langkah nyata dalam mengangkat dan mengembangkan budaya serta peradaban Karo.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Karo Foundation. Upaya seperti ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Aksara Karo harus kita hidupkan kembali, bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebagai kebanggaan identitas Karo,” ujar Bupati Antonius Ginting.

Pemasangan plang jalan beraksara Karo yang digelar massif oleh Karo Foundation.(ist)

Sementara itu, penyematan aksara Karo yang dilakukan Karo Foundation di ruang publik menjadi simbol kebanggaan sekaligus wujud nyata menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. Menurut Analgin Ginting, gerakan ini merupakan bagian dari komitmen Karo Foundation untuk merawat khazanah budaya Karo agar tetap hidup dan relevan dengan zaman.

“Karo Foundation sebagai fasilitator berharap program ini menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Penyematan aksara Karo harus berkelanjutan, tidak hanya seremonial, melainkan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Karo,” ujar Analgin Ginting.

Dengan penyematan aksara Karo di berbagai fasilitas umum, diharapkan generasi muda tidak hanya mengenal, tetapi juga mencintai dan bangga menggunakan aksara warisan leluhur.

Gerakan budaya ini juga selaras dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Karo di bawah kepemimpinan Bupati Antonius Ginting untuk mewujudkan “Karo Beiman, Berbudaya Unggul, Modern, Sejahtera Berkelanjutan.”

Langkah kecil seperti penulisan aksara Karo di papan nama dan penunjuk jalan menjadi simbol besar bahwa budaya Karo terus hidup, tumbuh, dan diwariskan lintas generasi.(karodaily/nanang)

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.