Monday, 25 May 2026
kontak@karodaily.id
FokusKaro Raya

Pemkab Karo Perketat Pengawasan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H, Sapi Bantuan Presiden Diserahkan ke Masjid Al Munawarah Tiga Panah

KARODAILY.id
Sapi bantuan Presiden untuk perayaan Hari Raya Kurban 1447 H tahun 2026 di Karo terpantau memdapat pengawasan ekstra oleh petugas dari Dinas Pertanian Karo.(ist)

KARODAILY.id, Kabanjahe – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pertanian Kabupaten Karo melaksanakan pengawasan kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah Kabupaten Karo. Pengawasan dilakukan sebelum dan sesudah proses penyembelihan hewan kurban di masjid maupun lokasi pemotongan hewan kurban lainnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang dipotong dalam kondisi sehat, aman dikonsumsi, serta memenuhi ketentuan kesehatan masyarakat veteriner.

Selain pengawasan kesehatan hewan, pada pelaksanaan Idul Adha tahun 2026, Kabupaten Karo juga menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia berupa satu ekor sapi kurban dengan bobot sekitar 900 kilogram. Hewan kurban tersebut disalurkan ke Masjid Al Munawarah Tiga Panah.

Penyerahan bantuan sapi kurban Presiden Republik Indonesia dilakukan oleh Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakili Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karo Drs. Dapat Kita Sinulingga kepada panitia penyembelihan hewan kurban di Masjid Al Munawarah Tiga Panah.

Pemberian bantuan hewan kurban tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dalam momentum Hari Raya Idul Adha.

Kadis Sosial Karo (pakai baju batik) menyerahkan bantuan Sapi dari Presiden RI Prabowo Subianto ke BKM Masjid Al Munawarah Tiga Panab.(ist)

Sementara itu menyangkut pengawasan hewan kurban, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Michael Purba, S.STP., M.M., mengatakan pengawasan kesehatan hewan kurban bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban.

“Pengawasan kesehatan hewan kurban dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban. Petugas kesehatan hewan akan turun langsung melakukan pemeriksaan ante mortem sebelum pemotongan dan post mortem setelah pemotongan,” ujar Purba.

Ia menjelaskan, pemeriksaan ante mortem dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan sebelum disembelih, sedangkan pemeriksaan post mortem bertujuan memastikan daging dan organ hewan layak dikonsumsi masyarakat.

Dinas Pertanian Kabupaten Karo juga mengimbau seluruh panitia kurban agar proses penyembelihan hewan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memperhatikan aspek kesejahteraan hewan.

Panitia kurban diminta memastikan hewan memperoleh perlakuan yang baik sebelum disembelih, menggunakan peralatan yang memadai, menjaga kebersihan lokasi pemotongan, serta menerapkan tata cara penyembelihan sesuai syariat dan standar kesehatan.

“Harapan kita seluruh pelaksanaan kurban di Kabupaten Karo dapat berjalan lancar, tertib, sehat, serta tetap memperhatikan kesejahteraan hewan demi menjaga kualitas dan keamanan daging kurban yang dikonsumsi masyarakat,” tutup Michael Purba.(karodaily/nanang)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.