Bupati Karo Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Daerah Sumut XI 2026, Tekankan Karakter, Disiplin, dan Prestasi


KARODAILY.id, Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., secara resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Karo yang akan mengikuti Jambore Daerah Sumatera Utara XI Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Karo, Selasa (07/7/2026), disaksikan unsur Forkopimda, jajaran Kwarcab Gerakan Pramuka Karo, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pembina, serta orang tua peserta.

Sebanyak 65 orang diberangkatkan untuk mewakili Kabupaten Karo pada ajang pertemuan Pramuka Penggalang terbesar di Sumatera Utara yang digelar pada 7–12 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Mereka terdiri atas 24 Pramuka Putra, 30 Pramuka Putri, satu Ketua Kontingen, enam Pembina Pendamping, dan empat staf kontingen yang berasal dari 14 sekolah di Kabupaten Karo.
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah lolos seleksi dan dipercaya menjadi duta daerah. Menurutnya, keikutsertaan dalam Jambore Daerah merupakan kesempatan berharga untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta memperluas persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
“Jaga nama baik Kabupaten Karo melalui sikap sopan dan santun, utamakan keselamatan dan kesehatan dengan mematuhi arahan pembina, serta ikuti seluruh kegiatan dengan sungguh-sungguh agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat dibawa pulang dan dibagikan kepada teman-teman di sekolah maupun di lingkungan masing-masing,” pesan Bupati.
Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Karo, Antonius Ginting menegaskan bahwa Jambore Daerah bukan hanya kegiatan berkemah, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, mandiri, cinta lingkungan, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengatakan, Pramuka memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh kontingen. Pertama, menjaga nama baik Kabupaten Karo selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Kalian bukan berangkat sebagai pribadi. Kalian membawa nama hampir 400 ribu masyarakat Tanah Karo. Tunjukkan disiplin, sopan santun, semangat kebersamaan, dan prestasi. Harumkan nama Bumi Turang di Sibolangit,” tegasnya.

Pesan kedua, Bupati mengingatkan agar para peserta tetap rendah hati meskipun telah terpilih menjadi wakil Kabupaten Karo.
“Kalian adalah putra-putri terbaik yang dipercaya mewakili Kabupaten Karo. Namun ingat, padi semakin berisi semakin merunduk. Rendah hati adalah ciri seorang pemenang sejati. Teruslah belajar dan hormati siapa pun yang kalian temui selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti kegiatan jambore.
“Hari ini saya melepas kalian dalam keadaan lengkap. Saya ingin kalian kembali ke Kabupaten Karo juga dalam keadaan lengkap, sehat, selamat, membawa pengalaman baru, persahabatan yang luas, serta prestasi yang membanggakan,” katanya.
Bupati juga mengajak seluruh pembina pendamping untuk memberikan perhatian maksimal kepada para peserta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, peran pembina sangat penting dalam memastikan seluruh anggota kontingen dapat mengikuti setiap agenda dengan baik, menjaga kekompakan, serta mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan panitia.
Jambore Daerah Sumatera Utara XI merupakan agenda lima tahunan Gerakan Pramuka yang mempertemukan ribuan Pramuka Penggalang dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Selama enam hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pendidikan kepramukaan, keterampilan hidup, kepemimpinan, pengabdian masyarakat, pelestarian lingkungan, wawasan kebangsaan, seni budaya, olahraga, hingga permainan edukatif yang dirancang untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berjiwa Pancasila.
Keikutsertaan Kabupaten Karo dalam kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga melahirkan kader-kader Pramuka yang mampu menjadi teladan di sekolah maupun di tengah masyarakat. Pengalaman yang diperoleh selama jambore diharapkan dapat menjadi bekal dalam membangun semangat kepemimpinan, kedisiplinan, kreativitas, dan kepedulian sosial.
Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Karo Jikonia Barus, S.Pd., Pimpinan Kontingen Syahlandani, para pembina pendamping, orang tua peserta, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo.(karodaily/nanang).








