

KARODAILY.id, Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo bersama PT Pertamina Patra Niaga menggelar rapat koordinasi guna membahas percepatan stabilisasi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Karo. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Matang Sitepu, Kantor Bupati Karo, Jumat (12/06/2026), dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM, mewakili Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes.

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Karo dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah adanya penyesuaian operasional distribusi BBM yang dilakukan oleh Pertamina di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Dalam pertemuan itu, PT Pertamina Patra Niaga diwakili oleh Reynaldi Christopher selaku Sales Branch Manager Rayon V Medan. Ia menjelaskan bahwa secara umum ketersediaan stok BBM di Fuel Terminal Medan berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Reynaldi, keterlambatan distribusi yang sempat terjadi di beberapa daerah bukan disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan akibat penyesuaian operasional distribusi yang dilakukan perusahaan. Penyesuaian tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga standar keselamatan kerja, keamanan operasional, serta kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku dalam proses pendistribusian BBM.
“Stok BBM di Fuel Terminal Medan dalam kondisi aman. Penyesuaian yang dilakukan merupakan langkah operasional untuk memastikan distribusi tetap berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dampak dari penyesuaian operasional tersebut menyebabkan adanya pengaturan ulang sebagian jadwal penyaluran BBM ke sejumlah daerah yang menjadi wilayah distribusi Fuel Terminal Medan, antara lain Kota Medan, Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Tebing Tinggi, Kabupaten Karo, hingga Kabupaten Pakpak Bharat.
Meski demikian, Pertamina memastikan distribusi BBM untuk wilayah Kabupaten Karo tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Ketersediaan pasokan juga dipastikan mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan BBM.
Untuk menjaga kelancaran distribusi dan menghindari gangguan pasokan di lapangan, Pertamina terus melakukan berbagai langkah mitigasi. Upaya tersebut meliputi optimalisasi armada pengangkut BBM, pengaturan pola penyaluran yang lebih efektif, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam rantai distribusi energi.
Langkah-langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat terhadap BBM tetap terpenuhi, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi, transportasi, pertanian, serta berbagai sektor produktif lainnya yang sangat bergantung pada ketersediaan energi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan informasi yang diberikan oleh Pertamina kepada pemerintah daerah. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik sangat penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar terkait kondisi distribusi BBM.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo akan terus berkoordinasi dengan Pertamina guna memantau perkembangan distribusi BBM di wilayah Karo, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Kami memahami adanya penyesuaian operasional yang berdampak pada distribusi. Namun yang terpenting adalah stok tetap tersedia dan masyarakat mendapatkan kepastian bahwa kebutuhan BBM mereka tetap menjadi perhatian bersama. Pemerintah Kabupaten Karo akan terus menjalin koordinasi dengan Pertamina agar distribusi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Gelora.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo dan PT Pertamina Patra Niaga sepakat untuk terus memperkuat sinergi dan komunikasi dalam menjaga stabilitas distribusi BBM. Kedua pihak juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak melakukan pembelian secara berlebihan, serta membeli BBM sesuai kebutuhan guna menjaga kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan di seluruh wilayah Kabupaten Karo.
Sejauh ini, di sejumlah ruas jalan menuju SPBU yang ada di Kabupaten Karo tampak masih terlihat antrian yang mengular panjang seperti terlihat Tugu Perjuangan, Dokan – Merek, Simpang Korpri – Berastagi dan lainnya.(karodaily/nanang).








