Bupati Karo Promosikan Wellness Tourism di Forum Internasional, Ajak Investor Garap Potensi Pariwisata Karo


KARODAILY.id, Medan – Kabupaten Karo terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera Utara. Hal tersebut ditegaskan Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., saat menghadiri dan menyampaikan sambutan pada kegiatan National Airlift to Regional Sumbagut Outreach Dinner Meeting yang diselenggarakan oleh Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) di Regale International Convention Center, Medan, Jumat (12/6/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri kalangan pengusaha, profesional, tokoh masyarakat, dan investor dari berbagai daerah tersebut, Bupati Karo hadir didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M.
Momentum ini dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Karo untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi di sektor pariwisata, kesehatan, pertanian, dan ekonomi kreatif.
Dalam paparannya, Bupati Antonius Ginting menjelaskan bahwa Kabupaten Karo memiliki keunggulan geografis yang strategis karena berada di antara kawasan Metropolitan Mebidangro dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba. Posisi tersebut menjadikan Karo sebagai daerah penyangga sekaligus gerbang wisata yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Selain dikenal dengan panorama pegunungan yang indah dan udara yang sejuk, Kabupaten Karo juga memiliki kekayaan budaya, kuliner, serta sumber daya alam yang mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis keberlanjutan.
“Kabupaten Karo memiliki modal yang sangat besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan. Keindahan alam, budaya yang autentik, hasil pertanian berkualitas, serta masyarakat yang ramah menjadi kekuatan utama yang terus kami kembangkan,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memperkenalkan konsep wellness tourism dan medical tourism yang saat ini menjadi salah satu fokus pengembangan pariwisata Kabupaten Karo.
Menurutnya, tren wisata global saat ini tidak hanya berorientasi pada rekreasi, tetapi juga mengarah pada pencarian pengalaman yang mampu meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan kualitas hidup. Kabupaten Karo dinilai memiliki seluruh elemen yang dibutuhkan untuk menjawab tren tersebut.
Potensi wisata kesehatan di Karo didukung oleh kekayaan tradisi kesehatan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun, seperti penggunaan minyak Karo, terapi uap rempah tradisional atau oukup, berbagai tanaman herbal pegunungan, serta lingkungan alam yang tenang dan menyejukkan.
Kombinasi antara kekayaan budaya, tradisi kesehatan lokal, dan kondisi alam yang mendukung menjadikan Kabupaten Karo memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai destinasi wellness tourism bertaraf nasional bahkan internasional.
“Wisata kesehatan bukan sekadar tren, tetapi menjadi kebutuhan masyarakat modern. Kabupaten Karo memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak daerah lain, mulai dari sumber daya alam, budaya pengobatan tradisional, hingga lingkungan yang sangat mendukung proses relaksasi dan pemulihan kesehatan,” ungkapnya.
Untuk mendukung pengembangan sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo membuka peluang investasi di berbagai bidang, antara lain hilirisasi produk herbal dan rempah-rempah, pembangunan pusat terapi kesehatan tradisional, pengembangan resort dan akomodasi berbasis wellness, restoran dan kuliner sehat, layanan kesehatan pendukung, hingga pengembangan UMKM yang terintegrasi dengan pemasaran digital.
Selain sektor wisata kesehatan, peluang investasi juga terbuka di bidang agrowisata, ekonomi kreatif, pengolahan hasil pertanian, serta pengembangan destinasi wisata alam dan budaya yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Karo.
Pemerintah Kabupaten Karo, lanjut Bupati, terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan proses perizinan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Investasi yang kami harapkan adalah investasi yang mampu mengangkat potensi lokal, memberdayakan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi daerah dan generasi mendatang,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Antonius Ginting mengundang seluruh peserta forum untuk datang langsung ke Kabupaten Karo guna melihat berbagai potensi yang dimiliki daerah tersebut. Ia optimistis, dengan dukungan dunia usaha dan investor, Kabupaten Karo dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang menawarkan pengalaman wisata alam, budaya, dan kesehatan dalam satu kawasan terpadu.
“Kami mengundang para investor dan pelaku usaha untuk melihat langsung potensi Kabupaten Karo. Mari bersama-sama membangun Karo menjadi destinasi yang tidak hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga menyehatkan, menenangkan, dan memberikan harapan serta kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya.(karodaily/nanang).








