

KARODAILY.id, Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, bersama pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) melepas pengiriman perdana satu kontainer berpendingin (Thermo King) berisi komoditas hortikultura menuju Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Langkah ini merupakan tindak lanjut kerja sama antardaerah yang telah disepakati antara Kabupaten Karo dan Kota Palangka Raya.

Bupati Karo, mengatakan pengiriman perdana ini merupakan langkah nyata implementasi kerja sama pemasaran hasil pertanian Karo ke luar Pulau Sumatera.
“Ini merupakan kelanjutan kerja sama yang telah kita sepakati bersama antara Kabupaten Karo dan Kota Palangka Raya. Kita berharap kerja sama ini berkelanjutan dan mampu membawa kesejahteraan bagi petani Karo melalui terjaganya harga komoditas hortikultura,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, keberhasilan sektor hortikultura tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksi, tetapi juga oleh penguasaan pasar. Selama ini petani Karo dikenal mampu menghasilkan komoditas pertanian dalam jumlah besar, namun sering menghadapi persoalan harga akibat keterbatasan akses pasar.
“Pada prinsipnya, market atau pasar yang paling menentukan. Kalau produksi, petani Karo sudah sangat unggul. Masalahnya sering kali ada di harga. Dengan membuka pangsa pasar baru, kita harapkan harga-harga komoditas menjadi lebih terjamin sehingga petani semakin sejahtera,” katanya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa setelah pengiriman perdana ke Palangka Raya, Pemerintah Kabupaten Karo berencana memperluas kerja sama pemasaran ke sejumlah kota lain di Pulau Kalimantan.
“Kami dijadwalkan berangkat ke Palangka Raya pada 28 Juni 2026. Setelah itu akan dilanjutkan penjajakan ke kota-kota lain, khususnya Balikpapan dan Banjarmasin. Semoga kedua kota tersebut menjadi tujuan berikutnya bagi produk hortikultura Kabupaten Karo,” ujarnya.
Dalam satu kontainer berkapasitas sekitar 20 ton tersebut, dikirim sembilan jenis komoditas hortikultura, yakni wortel 4 ton, jeruk 500 kilogram, jipang 2,5 ton, cabai merah 300 kilogram, cabai rawit hijau 100 kilogram, cabai rawit merah 100 kilogram, kol 3 ton, kentang 3 ton, dan sawi putih 2 ton.
Dari sisi bisnis, nilai komoditas dalam satu kontainer diperkirakan mencapai sekitar Rp120 juta, dengan biaya pengiriman sekitar Rp80 juta, sehingga total modal yang dikeluarkan mencapai kurang lebih Rp200 juta.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukan semata-mata mencari keuntungan, melainkan menciptakan rantai distribusi yang lebih pendek sehingga petani memperoleh harga jual yang lebih baik, sementara konsumen mendapatkan produk dengan harga yang lebih terjangkau.

(Ist)
“Produsen aman, konsumen aman. Ini model baru yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak,” katanya.
Sementara itu, Ketua APINDO Karo Ketua Daulatta Ras Ginting didampingi, Wakil ketua Joey Andart Sembiring Wakil Bidang Hukum Daniel Pegangin, SE, MN menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karo yang telah membantu membuka akses pasar baru di luar Sumatera Utara.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karo yang telah mendukung kami mencari pasar di luar Sumatera Utara. Tujuan utama kami adalah meningkatkan taraf hidup para petani di Tanah Karo,” ujar salah seorang perwakilan kelompok tani.
Sebelumnya, rombongan pelaku usaha telah melakukan kunjungan ke Kalimantan untuk melihat langsung potensi pasar dan kebutuhan komoditas hortikultura di wilayah tersebut.
Ia menambahkan, pemerintah daerah di Palangka Raya juga menyambut baik kerja sama tersebut dan siap mendukung masuknya produk-produk hortikultura asal Kabupaten Karo.
Terkait tantangan distribusi, ia mengakui jarak yang cukup jauh antara Kabupaten Karo dan Kalimantan menjadi salah satu kendala. Waktu tempuh pengiriman diperkirakan mencapai delapan hingga sembilan hari, sehingga biaya operasional relatif lebih tinggi.
Namun demikian, tingginya kebutuhan pasar serta harga komoditas yang kompetitif di Kalimantan dinilai masih memberikan peluang yang menjanjikan bagi keberlanjutan kerja sama tersebut.
Dengan pengiriman perdana ini, Kabupaten Karo diharapkan semakin memperluas jaringan pemasaran hasil pertanian, sekaligus memperkuat posisi petani sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi daerah.
Turut hadir dalam pelepasan perdana pengiriman kontainer berpendingin (Thermo King) berisi komoditas hortikultura menuju Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, para Asisten, Kepala Disperindag Sarjana Purba, Kadis Pertanian Michael Purba, dan kepala OPD lainnya.(karodaily/nanang).








