
KARODAILY.id, Berastagi – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengunjungi para pelajar yang masih menjalani perawatan setelah mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi. Kunjungan dilakukan ke RS Efarina Etaham dan RS Amanda Berastagi, Minggu (16/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Sudaryono didampingi Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara H. Muhammad Faisal Hasrimy, AP, M.AP., Kapolres Tanah Karo AKBP Febriandi Haloho, Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Pandjaitan, Kajari Karo Edmond Noverry Purba, S.H., Sekdakab Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, sejumlah pejabat Pemkab Karo, serta Kepala SMAN 1 Berastagi.
Saat berada di rumah sakit, Sudaryono mendatangi sejumlah pasien dan berdialog langsung dengan para pelajar untuk mendengarkan kondisi serta keluhan yang mereka alami.
Sudaryono menegaskan bahwa pemulihan kesehatan para pelajar menjadi prioritas utama. Menurutnya, kondisi seluruh siswa harus dipastikan benar-benar pulih sebelum pemerintah memikirkan langkah penanganan selanjutnya.
Ia juga menyadari bahwa kejadian tersebut berpotensi meninggalkan trauma bagi para pelajar yang terdampak.
“Trauma itu tentu saja pasti. Saya berharap, yang jelas sekarang kita pastikan semua anak itu kembali sehat dulu. Nanti berikutnya kita pikirkan,” ujar Sudaryono.
Kunjungan tersebut sekaligus dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan kondisi para siswa dan memastikan proses penanganan medis berjalan dengan baik.
Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting mengatakan kondisi para siswa SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Bersama Berastagi yang sebelumnya mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi MBG pada 13 Agustus 2026, terus menunjukkan perkembangan positif.
Dari total 390 peserta didik dan satu ibu menyusui yang sebelumnya terdampak dan mendapatkan perawatan medis, jumlah pasien yang masih menjalani perawatan kini telah berkurang signifikan.
Hingga Minggu (16/8/2026), tercatat masih 30 pasien yang menjalani perawatan, terdiri dari pasien rawat inap dan 3 pasien pulang berobat jalan di RS Amanda Berastagi, sedangkan di RS Efarina Etaham Berastagi terdata 22 pasien rawat inap dan 2 pasien masih observasi. Sementara dua lainnya masih mendapat perawatan di Medan, yakni RS Haji dan RS Bina Kasih.
Bupati Antonius menyambut baik kunjungan Kepala BGN ke rumah sakit tempat para pasien dirawat. Menurutnya, kunjungan tersebut penting agar kondisi terakhir para pelajar dapat dilihat secara langsung.
“Kita berharap agar pasien dapat cepat sembuh secara sempurna dan bisa kembali ke rumah berkumpul dengan keluarga,” ujarnya.
Pemkab Karo, lanjutnya, akan terus memprioritaskan kesehatan dan pemulihan para pelajar terdampak. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan medis yang diperlukan hingga seluruhnya dinyatakan pulih.(karodaily/nanang)
Nb: berita ini mendapat penambahan pada Minggu (16/08/2026) pukul 23.24 WIB
© Copyright KARODAILY.id 2016-2025





