Bupati Karo Antonius Ginting kembali jenguk siswa terdampak MBG di hari ketiga perawatan.(karodaily/nanang)
KARODAILY.id, Berastagi – Kondisi siswa-siswi SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Bersama Berastagi yang sebelumnya mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada 13 Agustus 2026 terus menunjukkan perkembangan positif.
Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr.dr.Antonius Ginting, Sp.OG,M.Kes kembali melakukan peninjauan untuk memastikan kondisi para siswa yang masih menjalani perawatan sekaligus memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Karo didampingi Direktur RSU Kabanjahe dr. Jasura Pinem, Kepala Dinas Kominfo Karo Hesti Maria Br Tarigan, SH, MH, Direktur RS Efarina Etaham drg. Irna Safrina Meliala, Direktur RS Amanda dr. Febriyani Br. Sembiring, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Sumatera Utara Zulkarnain Barus, S.Pd., M.Pd., Kepala SMA Negeri 1 Berastagi Normawati Martiana Ginting, S.Pd., serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo.
Berdasarkan perkembangan hingga Sabtu (15/8/2026) malam, sebanyak 56 orang masih menjalani perawatan di RS Efarina Etaham, dengan 3 orang dalam observasi. Sementara itu, 8 orang masih dirawat di RS Amanda.
Di sisi lain, sebagian besar siswa telah mengalami pemulihan dan diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.
Secara keseluruhan, berdasarkan rekapitulasi sementara penanganan medis di sejumlah rumah sakit se-Kabupaten Karo per 15 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB, tercatat 391 pasien mendapat penanganan, terdiri dari 390 peserta didik terdampak dan satu ibu menyusui.
Terdapat pula dua pasien yang dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Data penanganan tersebut berasal dari RSUD Karo, RS Efarina Etaham, RS Amanda, RS Mina dan Klinik Yoreskita. Dalam pembaruan data juga terdapat tambahan 22 pasien dari RS Amanda yang sebelumnya belum terlaporkan.
Pemerintah Kabupaten Karo terus memprioritaskan kesehatan dan pemulihan para siswa terdampak. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan setiap pasien memperoleh penanganan yang diperlukan hingga seluruhnya dinyatakan pulih.
Dengan kondisi yang terus membaik, pemerintah berharap para siswa yang masih menjalani perawatan segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.(karodaily/nanang).