Bupati Karo Kuatkan Siswa Terdampak MBG: Kesehatan Kalian Prioritas Kami, Tak Bisa Ditawar!

KARODAILY.id, Berastagi – Kepedulian Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., terhadap para pelajar yang terdampak insiden dugaan keracunan makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak berhenti pada penanganan medis.

Sehari setelah ratusan pelajar mengalami gangguan kesehatan, Jumat (14/8/2026), Bupati Karo hadir langsung di SMA Negeri 1 Berastagi untuk memberikan penguatan sekaligus memastikan para siswa kembali merasa aman.
Apel pagi di SMA Negeri 1 Berastagi turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani Tarigan, Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf. Robert Panjaitan, Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., Kepala Kejari Karo Edmond Novvery Purba, S.H., M.H., Sekda Kabupaten Karo Dr. Gelora K.P. Ginting, S.STP., M.M., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara Zulkarnain Barus, jajaran fasilitas kesehatan, Koordinator SPPG Kabupaten Karo, pihak sekolah, para guru dan tenaga kependidikan serta seluruh siswa.
Bagi pemerintah daerah terangnya, pemulihan para siswa bukan hanya soal kondisi fisik, tetapi juga mengembalikan keberanian dan ketenangan mereka untuk kembali belajar.
Di hadapan para siswa, Bupati menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan mereka menjadi prioritas utama pemerintah.

“Kesehatan kalian adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. Kalian tidak sendiri. Pemerintah, TNI, Polri, Kejaksaan, tenaga kesehatan dan para guru berdiri bersama kalian,” ujar Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., saat memberikan penguatan kepada siswa di Yayasan Perguruan Bersama Berastagi.
Bupati Karo juga mengajak para siswa agar tidak membiarkan kejadian yang mereka alami memadamkan semangat untuk belajar dan mengejar cita-cita.
“Jangan biarkan peristiwa kemarin merenggut keceriaan, memadamkan fokus, atau menurunkan semangat kalian dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita,” pesan Antonius.
Di tengah proses pemulihan, Bupati Karo meminta para siswa tetap tenang, saling menguatkan dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
“Tanah Karo adalah tanah yang tangguh, kuat dan tidak mudah goyah. Tetaplah tenang, saling menguatkan dan jangan mudah terpengaruh oleh kabar atau isu-isu liar yang belum pasti kebenarannya di media sosial,” ujarnya.
Datangi pasien satu per satu

Perhatian Bupati Karo kepada para siswa sebenarnya telah ditunjukkan sejak insiden terjadi pada Kamis (13/8/2026).
Bersama Forkopimda Kabupaten Karo, Antonius langsung mendatangi sejumlah fasilitas kesehatan tempat para siswa menjalani perawatan. Ia tidak sekadar menerima laporan dari tenaga medis, tetapi masuk ke kamar-kamar pasien dan melihat kondisi para siswa secara langsung.
Satu per satu pasien disapa dan ditanyakan kondisinya. Bupati memastikan para siswa memperoleh pelayanan medis dan kebutuhan yang diperlukan selama menjalani perawatan.
Latar belakangnya sebagai dokter spesialis juga membuat Antonius tampak aktif memperhatikan kondisi pasien. Ia berkoordinasi dengan tenaga medis terkait perkembangan kesehatan siswa, bahkan turut memastikan kenyamanan mereka selama mendapatkan perawatan.
Dalam beberapa kesempatan, Bupati terlihat membantu menyesuaikan posisi selang oksigen pasien dan meminta tenaga medis memberikan perhatian serta pengobatan kepada siswa yang kondisinya masih belum sepenuhnya pulih.
Sikap tersebut menjadi bentuk kepedulian langsung seorang kepala daerah kepada anak-anak yang sedang menghadapi situasi sulit. Di tengah rasa takut dan kekhawatiran yang mereka rasakan, kehadiran Bupati dan jajaran Forkopimda menjadi pesan bahwa mereka tidak menghadapi kondisi tersebut sendirian.
Pastikan siswa pulih

Sebelumnya, ratusan pelajar dari SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Perguruan Bersama Berastagi mengalami berbagai keluhan setelah menyantap makanan MBG, di antaranya gatal-gatal, sesak napas, lemas, pembengkakan pada bagian dalam bibir, demam hingga beberapa siswa sempat pingsan.
Pemkab Karo memastikan penanganan medis terhadap seluruh siswa terdampak terus dilakukan hingga mereka dinyatakan pulih.
Bagi siswa yang telah dinyatakan sehat oleh tim medis, pemerintah juga memastikan proses kepulangan akan difasilitasi hingga ke rumah masing-masing.
Selain penanganan kesehatan, Pemkab Karo meminta pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG diperketat. Setiap tahapan, mulai dari penyediaan bahan makanan, pengolahan hingga distribusi, harus mengikuti SOP dan standar keamanan pangan secara ketat.
Pemerintah Kabupaten Karo memastikan pemantauan kesehatan dan koordinasi lintas sektor terus berjalan. Harapannya, para siswa bukan hanya kembali pulih secara fisik, tetapi juga kembali mendapatkan rasa aman untuk belajar, bercita-cita dan menatap masa depan.(karodaily/rill)








