Thursday, 8 October 2026
kontak@karodaily.id
FokusSumatera Utara

Bidik Pelayanan Publik Berkualitas, Peserta PKP BPSDM Sumut Gali Inovasi ke Tangerang Selatan

Para peserta pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan 3 Kelompok 1 BPSDM Provinsi Sumatera Utara melaksanakan studi lapangan (stula) di Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan.(ist)

KARODAILY.id, Tangerang – Sebanyak 23 peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan 3 Kelompok 1 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan studi lapangan (stula) ke Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Banten. Kegiatan ini bertujuan menggali praktik terbaik dalam penyelenggaraan pelayanan publik sekaligus memperkuat kompetensi kepemimpinan para peserta.

Studi lapangan tersebut menjadi bagian penting dari proses pembelajaran dalam pelatihan kepemimpinan pengawas. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari secara langsung strategi pengelolaan organisasi, inovasi pelayanan, serta pendekatan yang diterapkan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan di Ballroom Merdeka yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan mengenai kepemimpinan dalam pemerintahan, khususnya dalam membangun tata kelola organisasi yang responsif, efektif, dan berorientasi pada kualitas pelayanan.

Dalam pelaksanaan studi lapangan, peserta didampingi Widyaiswara BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Dr. Ahmad Fauzi Batubara, S.A.P., M.A.P. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran berjalan terarah, mulai dari pengamatan terhadap praktik penyelenggaraan pelayanan hingga penggalian informasi mengenai strategi peningkatan kinerja organisasi.

Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan dipilih sebagai lokus pembelajaran karena memberikan ruang bagi peserta untuk mendalami penyelenggaraan pelayanan sosial, penanganan permasalahan masyarakat, pengembangan inovasi, serta penguatan kolaborasi antarinstansi.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Heri Slamet, hadir sebagai narasumber dan memaparkan berbagai strategi serta pendekatan yang diterapkan dalam penyelenggaraan pelayanan sosial. Pemaparan tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya pengelolaan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas administratif, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Bagi para peserta PKP, pembelajaran langsung di lingkungan organisasi perangkat daerah menjadi kesempatan untuk membandingkan teori kepemimpinan yang diperoleh selama pelatihan dengan praktik di lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami bagaimana kebijakan, sumber daya manusia, inovasi, dan koordinasi dapat dikelola secara terpadu untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Selain mempelajari aspek teknis pelayanan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya peran pejabat pengawas sebagai penggerak perubahan di lingkungan birokrasi. Pejabat pengawas dituntut tidak hanya mampu mengendalikan pelaksanaan pekerjaan dan memastikan pencapaian target organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan mengidentifikasi persoalan, merumuskan solusi, serta mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Praktik-praktik baik yang diperoleh selama studi lapangan diharapkan menjadi referensi bagi peserta dalam menyusun gagasan perubahan di unit kerja masing-masing. Namun, penerapannya perlu disesuaikan dengan karakteristik organisasi, ketersediaan sumber daya, kewenangan, serta kebutuhan masyarakat di wilayah kerja masing-masing.

Melalui kegiatan ini, BPSDM Provinsi Sumatera Utara mendorong peserta PKP Angkatan 3 Kelompok 1 untuk mengembangkan pola pikir kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Pembelajaran lintas daerah juga diharapkan memperluas jejaring kerja dan membuka peluang pertukaran pengalaman dalam meningkatkan kinerja pemerintahan.

Pada akhirnya, keberhasilan studi lapangan tidak hanya diukur dari pengetahuan yang diperoleh selama kunjungan, tetapi juga dari kemampuan peserta menerjemahkan pembelajaran tersebut menjadi langkah konkret di lingkungan kerja. Dengan demikian, hasil studi diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan profesionalisme aparatur serta terwujudnya pelayanan publik yang lebih efektif, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(karodaily/rill)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.