Pemkab Karo gelontorkan revitalisasi drainase pada tahun 2026 guna minimalisir dampak genangan air di badan jalan.(ist)
KARODAILY.id, Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) melakukan revitalisasi sejumlah saluran drainase di beberapa ruas jalan strategis untuk mengoptimalkan aliran air dan mengantisipasi genangan, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Karo.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana melalui pembenahan infrastruktur perkotaan, khususnya pada titik-titik yang selama ini mengalami kendala dalam mengalirkan air. Kondisi drainase yang tidak berfungsi secara optimal berpotensi menyebabkan air meluap dan menggenangi badan jalan maupun kawasan di sekitarnya.
Revitalisasi drainase tersebut dilaksanakan di sejumlah lokasi, antara lain Jalan Jamin Ginting, Jalan Mariam Ginting, serta ruas Simpang Tiga Samura–Simpang Tiga Laudah.
Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mendorong pembenahan infrastruktur drainase sebagai salah satu langkah untuk mengurangi risiko genangan dan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
Melalui pekerjaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo berharap kapasitas dan kelancaran aliran air pada saluran drainase dapat meningkat. Dengan demikian, air hujan dapat mengalir lebih baik dan potensi genangan di kawasan yang menjadi sasaran pembenahan dapat diminimalkan.
Upaya penanganan genangan tidak hanya bergantung pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah ke dalam saluran drainase. Sampah yang menumpuk dapat menyumbat aliran air, mengurangi fungsi saluran, serta meningkatkan risiko genangan ketika curah hujan tinggi.
Di sisi lain, Pemkab Karo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemungkinan terganggunya arus lalu lintas selama pekerjaan revitalisasi berlangsung. Aktivitas pengerjaan di sejumlah ruas jalan tersebut berpotensi menimbulkan perlambatan kendaraan hingga kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.
Pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi pekerjaan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta bersabar selama proses pengerjaan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Karo berharap dukungan dan pengertian masyarakat dapat membantu kelancaran pelaksanaan pekerjaan tersebut sehingga pembenahan drainase dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat dalam jangka panjang.(karodaily/rill).