Polres Karo Deklarasi dan Forkopimda serta Organisasi Lintas Sektor ikuti Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Tolak Narkoba

KARODAILY.id, Kabanjahe – Polres Karo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, dan mahasiswa mengikuti Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Tolak Narkoba secara daring melalui Zoom, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung di Aula Purpur Sage, Markas Polres Karo. Deklarasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolri untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., hadir bersama sejumlah unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan di Kabupaten Karo. Di antaranya Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert B. Panjaitan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., Wakil Ketua DPRD Karo Imanuel Sembiring, Ketua Pengadilan Negeri Kabanjahe Paul Marpaung, S.H., M.H., Danyon 125/Simbisa Letkol Inf Hari Mughnii Nagara, S.E., M.H.I., serta Kepala BNNK Karo Kompol Sahrial, S.H., M.H.
Turut hadir pula Dansubdenpom Raya Kapten Cpm Sutanto Juliardi, perwakilan Moderamen GBKP Marhain Sembiring, perwakilan MUI Kabupaten Karo Ustad M. Yazid, Ketua NU Kabupaten Karo KH. Nasrullah Djamaludin, Ketua Muhammadiyah Kabupaten Karo Ahmad Jhon Sikumbang, M.H. Ketua BKAG Kabupaten Karo Pdt. Andi Sastra Ginting serta unsur Ormas dan OKP lainnya.
Kegiatan tersebut juga diikuti para pejabat utama Polres Karo, kapolsek jajaran, camat se-Kabupaten Karo, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa persoalan narkotika membutuhkan keterlibatan bersama, tidak hanya mengandalkan penegakan hukum oleh kepolisian.
Dalam deklarasi tersebut, para peserta diajak menyatukan tekad untuk menolak narkoba dan memperkuat kerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Dukungan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan mendorong penanganan peredaran gelap narkoba secara lebih efektif.
Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir serta menunjukkan kepedulian terhadap upaya pemberantasan narkotika di Kabupaten Karo.
Ia menegaskan bahwa Polres Karo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja dalam menangani tindak pidana narkotika, baik melalui penegakan hukum maupun langkah-langkah pencegahan di tengah masyarakat.
“Polres Karo akan terus berupaya memberikan yang terbaik dalam pemberantasan narkotika. Kami menyadari bahwa pelaksanaan tugas ini mungkin belum sempurna, tetapi kami akan terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kinerja,” ujar Pebriandi.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh Polri secara sendiri. Dukungan pemerintah daerah, TNI, BNN, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat diperlukan agar upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan beriringan.
Ia juga berharap sinergi lintas sektoral yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, berbagai pihak diharapkan mampu mengambil peran sesuai kewenangannya dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, mengedukasi masyarakat, serta mendukung penegakan hukum terhadap jaringan peredaran gelap narkotika.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami berharap dukungan dari seluruh unsur lintas sektoral dan tentunya elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Dengan kebersamaan dan kepedulian kita semua, diharapkan Kabupaten Karo dapat semakin terbebas dari bahaya narkotika,” tutupnya.
Deklarasi ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa pemberantasan narkoba bukan semata-mata tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Kabupaten Karo diharapkan mampu memperkuat upaya perlindungan masyarakat, khususnya generasi muda, dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika.(karodaily/rill).








