
KARODAILY.id, Tanjung Barus – Bupati Karo Antonius Ginting bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Karo meninjau langsung lokasi musibah kebakaran di Desa Tanjung Barus, Kecamatan Barus Jahe, Jumat (20/02/2026).Kehadiran rombongan bertujuan memberikan dukungan moral sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada keluarga korban kebakaran.
Peristiwa kebakaran yang diduga kuat dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan rumah warga. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi diperkirakan cukup besar karena api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.
Di hadapan warga terdampak, Bupati Karo menyampaikan empati yang mendalam atas musibah yang menimpa warganya. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dalam pemasangan instalasi listrik menggunakan jasa resmi dari pihak PLN. Jangan mengambil risiko dengan instalasi yang tidak standar karena sangat rentan memicu arus pendek,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat membakar sampah agar api benar-benar padam sebelum ditinggalkan, serta memastikan kompor dan peralatan dapur dalam kondisi aman sebelum keluar rumah.

Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Karo menyerahkan bantuan sembako, peralatan tidur, dan kebutuhan darurat lainnya melalui Dinas Sosial Kabupaten Karo. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan langsung oleh para kotban dan warga setempat.
Turut mendampingi Bupati Karo dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Kepala Dinas Sosial Drs. Dapatkita Sinulingga, serta unsur Forkopimcam Barus Jahe.
Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen untuk terus memantau proses pemulihan pascakebakaran dan memastikan para korban memperoleh penanganan yang layak dari instansi terkait.
Sebagaimana diketahui, kebakaran terjadi di Desa Tanjung Barus, Kecamatan Barus Jahe, Kamis (19/02/2026) sore. Sebanyak empat unit rumah semi permanen dilaporkan hangus dilalap api dalam waktu singkat, sehingga membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Menurut Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Budi Mulia Tarigan, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 17.10 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Pos Damkar Kabanjahe langsung mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi, masing-masing satu unit dari Tiga Panah, satu unit dari Berastagi, serta tiga unit dari Kabanjahe.

Sekitar 15 menit kemudian, unit terdekat tiba di lokasi kejadian. Saat petugas datang, api masih menyala dan telah melahap sebagian besar bangunan. Upaya pemadaman dilakukan secara cepat dan intensif hingga sekitar delapan menit kemudian api berhasil dikuasai.
Empat rumah yang terbakar masing-masing milik Darwin Barus (65) yang dihuni dua keluarga pengontrak, rumah milik Nd. Herni br Sitepu (76) yang juga ditempati satu keluarga pengontrak, rumah milik Gopin Sembiring (30), serta rumah milik Lut Jon Kendi Ginting (55) yang ditempati satu keluarga pengontrak. Akibat kejadian tersebut, belasan jiwa terdampak dan terpaksa kehilangan tempat tinggal.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, data terkait dokumen dan surat-surat berharga yang ikut terbakar masih dalam proses pendataan. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Musibah kebakaran ini menjadi pukulan berat bagi warga Desa Tanjung Barus, mengingat api melahap empat rumah dalam waktu yang sangat singkat dan nyaris tanpa kesempatan bagi para penghuni untuk menyelamatkan harta benda.(karodaily/nanang)
© Copyright KARODAILY.id 2016-2025





