
KARODAILY.id, Kabanjahe – Penguatan pelayanan kesehatan masyarakat hingga tingkat desa menjadi salah satu fokus dalam pelantikan Tim Pembina (TP) Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Karo Tahun 2026. Ketua TP Posyandu sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, melantik para Ketua TP Posyandu Kecamatan di Aula Rakoetta Brahmana, Kantor Bupati Karo, Rabu (26/8/2026).

Pelantikan tersebut turut dihadiri Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Drs. Eddi Surianta Surbakti, M.Pd., serta Staf Ahli TP PKK Kabupaten Karo, Ny. Dahlia Komando Tarigan.
Dalam arahannya, Bupati Karo menekankan pentingnya peran Posyandu dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.
Menurutnya, penguatan koordinasi antara TP Posyandu, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan kader di lapangan sangat diperlukan agar berbagai program kesehatan dapat berjalan secara optimal.
“Selamat dan sukses kepada Ketua TP Posyandu Kecamatan yang baru dilantik. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi demi kemajuan pelayanan dasar di tengah masyarakat Kabupaten Karo,” ujar Antonius.
Bupati juga menyoroti sejumlah agenda kesehatan yang perlu menjadi perhatian bersama, antara lain percepatan penurunan stunting, peningkatan kualitas kesehatan balita dan ibu hamil, serta optimalisasi peran kader Posyandu.
Ia berharap keberadaan TP Posyandu Kecamatan dapat memperkuat pemantauan dan pelayanan kesehatan masyarakat dari tingkat kecamatan hingga desa.
Posyandu perkuat pelayanan dasar
Ketua TP Posyandu Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, menjelaskan bahwa Posyandu saat ini telah mengalami transformasi dalam cakupan pelayanan. Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi turut mendukung berbagai pelayanan dasar lainnya.
Dalam konteks kesehatan, keberadaan Posyandu tetap memiliki peran penting sebagai wadah pelayanan yang dekat dengan masyarakat. Kader diharapkan mampu membantu menghubungkan masyarakat dengan layanan kesehatan sekaligus mendukung upaya promotif dan preventif di tingkat paling bawah.
“Transformasi ini membuktikan bahwa negara hadir lebih dekat melalui unit pelayanan paling bawah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain kesehatan, cakupan pelayanan Posyandu juga mencakup lima bidang dasar lainnya, yakni pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial.
Dengan cakupan tersebut, TP Posyandu Kecamatan diharapkan mampu membangun koordinasi lintas sektor untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
Penguatan kelembagaan Posyandu juga diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas pemantauan kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, serta pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.
Pelantikan TP Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Karo menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pelayanan dasar berbasis masyarakat, dengan Posyandu sebagai salah satu ujung tombak dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Karo.(karodaily/rill).








