Sunday, 26 July 2026
kontak@karodaily.id
FokusKaro Raya

Wakil Bupati Karo Hadiri Festival Perkolong-kolong, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Karo

Wakil Bupati Karo Komando Tarigan saat gelar kegiatan Forsase.(ist)

KARODAILY.id, Medan – Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., mewakili Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri kegiatan Forsase Mencari Bakat (Festival Perkolong-kolong) yang dirangkai dengan Pelantikan Pengurus Forum Seniman Sadar Seni (Forsase) Periode 2026–2029, di Balai Zeqita, Jalan Jamin Ginting, Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (24/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, Juni Antomi Kemit. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Karo menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian seni dan budaya Karo, khususnya kesenian Perkolong-kolong yang merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Karo.

Festival Perkolong-kolong tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat bagi generasi muda, tetapi juga diharapkan mampu memperkenalkan seni tradisional Karo kepada masyarakat yang lebih luas. Sementara itu, pelantikan pengurus Forsase periode 2026–2029 menjadi momentum memperkuat peran organisasi dalam mengembangkan program pelestarian budaya dan membangun sinergi bersama pemerintah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karo menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta pengurus Forsase yang baru dilantik atas dedikasi mereka dalam menjaga kelestarian budaya Karo.

“Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen penuh mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya lokal. Seni Perkolong-kolong bukan sekadar hiburan, melainkan wadah yang mengandung nilai-nilai adat, kebersamaan, dan kearifan lokal yang wajib kita jaga bersama,” ujar Komando Tarigan.

Ia menegaskan, menjaga tradisi merupakan tanggung jawab bersama agar warisan budaya tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Melalui festival seperti ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang mencintai dan melestarikan budaya Karo. Budaya yang tetap terjaga akan menjadi kekuatan daerah, sekaligus mampu mendorong pengembangan pariwisata berbasis budaya,” tambahnya.

Pemkab Karo berharap Festival Perkolong-kolong dapat menjadi agenda yang terus berkelanjutan sehingga mampu menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap budaya daerah, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Karo sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Sumatera Utara.

Pelantikan pengurus Forsase periode 2026–2029 juga diharapkan menjadi awal bagi lahirnya berbagai program kreatif yang mampu menjaga eksistensi seni Perkolong-kolong serta mempererat kolaborasi antara seniman, masyarakat, dan pemerintah dalam memajukan kebudayaan Karo.(karodaily/rill).

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.