Bupati Karo Antonius Ginting dan Wakil Bupati Karo Komando Tarigan pada perayaan HUT ke – 105 GPdI dan Hari Pentakosta di Stadion Samura Kabanjahe.(ist)
KARODAILY.id, Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-105 Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) sekaligus Perayaan Hari Pentakosta GPdI yang digelar di Stadion Samura, Kabanjahe, Rabu (27/05/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita Putri Sitepu, S.E., S.H., M.Si., Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., perwakilan DPRD Kabupaten Karo Peri Edisonta Milala, pimpinan dan tokoh GPdI Sumatera Utara–Aceh, tokoh agama, pimpinan perangkat daerah, serta jemaat GPdI se-Tanah Karo.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelepasan pawai jemaat GPdI se-Tanah Karo dari Kantor DPRD Kabupaten Karo menuju Stadion Samura sebagai bentuk sukacita, kebersamaan, dan ungkapan syukur dalam memperingati HUT ke-105 GPdI dan Hari Pentakosta.
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang pelayanan GPdI yang telah mencapai usia 105 tahun serta kontribusinya dalam membangun kehidupan rohani, moral, dan sosial masyarakat.
Menurutnya, gereja memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai wadah pembinaan karakter, penguatan persaudaraan, serta sumber pengharapan bagi masyarakat.
Bupati Karo dan Wakil Bupati Karo melepas Pawai HUT ke – 105 GPdI di Halaman Kantor DPRD Karo di Kabanjahe.(ist)
“Momentum Hari Pentakosta mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, serta bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,” ujar Bupati Karo.
Bupati juga menilai peringatan Hari Pentakosta menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kasih, persatuan, dan pelayanan di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang dan dinamis.
Lebih lanjut, Bupati Karo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah serta memperkuat persaudaraan demi mewujudkan Kabupaten Karo yang beriman, berbudaya, modern, unggul, dan sejahtera berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Karo terus membuka ruang kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh dan lembaga keagamaan, dalam menjaga keharmonisan serta mendukung pembangunan daerah,” katanya.
Bupati Karo berharap GPdI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan sejahtera. (karodaily/nanang)