Tuesday, 1 September 2026
kontak@karodaily.id
FokusKaro Raya

Bupati Karo: Masyarakat Diminta Patuhi Zona Larangan Sinabung

Bupati Karo Antonius Ginting dan Gubernur Sumut Bobby Nasution.(ist)

KARODAILY.id, Medan – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr.dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi anjuran dari pemerintah menyusul terjadinya erupsi Gunungapi Sinabung, Senin (31/08/2026).

Hal ini sebut Antonius Ginting termasuk yang menyangkut larangan beraktifitas dalam radius 4.5 hingga 5 kilometer dari Gunungapi Sinabung.

“Untuk radius 4,5 sampai 5 kilometer sudah dilarang untuk beraktivitas,” kata Antonius Ginting dalam keterangan yang disampaikan bersama dengan Gubernur Sumut, Bobby Nasution, Senin (31/08/2026) di Kantor Gubernur Sumut.

Senada, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengimbau masyarakat, khususnya warga di wilayah terdampak, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi abu vulkanik dan perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.

“Saat ini sudah level III, Siaga. Kami dari provinsi tentunya mengimbau masyarakat tetap waspada, hati-hati, terutama tentang kesehatan dan keamanan di jalan,” kata Bobby di Kantor Gubsu, Senin.

Bobby mengatakan Pemprov Sumut telah mengirimkan 15 ribu masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Selain itu, mobil pemadam kebakaran (damkar) disiagakan untuk membantu membersihkan abu vulkanik di sejumlah titik yang dinilai krusial.

Kami dari pemerintah provinsi tadi siang begitu erupsi sudah membawa 15 ribu masker dan juga tadi sama Pak Bupati akan standby damkar untuk membersihkan titik-titik krusial debunya agar tidak terlalu menumpuk,” ujarnya.

Terkait aktivitas belajar mengajar, Bobby mengatakan pemerintah belum memutuskan untuk meliburkan sekolah. Kondisi Gunung Sinabung masih dipantau untuk menentukan langkah selanjutnya.

Menurut Bobby, apabila abu vulkanik terus mengarah ke wilayah Berastagi, kegiatan belajar mengajar dapat dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh.

“Kita lihat satu hari ini, kalau misalnya debu memang mengarah seluruhnya ke Berastagi, tidak diliburkan, tapi dibuat pembelajaran jarak jauh,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali erupsi pada Senin (31/8/2026). Status gunung api tersebut naik dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) setelah terjadi erupsi dengan kolom abu mencapai 3.500 meter di atas puncak.

Penanggung Jawab Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra, mengatakan erupsi terjadi sekitar pukul 10.17 WIB dan masih berlangsung hingga siang hari dalam bentuk semburan abu vulkanik.(karodaily/nanang).

 

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.