Bupati Karo Jajaki Kerja Sama Teknologi Pertanian dengan Konsulat Tiongkok, Dorong Modernisasi Pertanian Karo

KARODAILY.id, Medan – Pemerintah Kabupaten Karo terus memperkuat langkah menuju modernisasi sektor pertanian melalui kerja sama internasional. Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., saat melaksanakan audiensi dengan Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Mr. Song Jianming, di Kantor Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok, Medan, Selasa (14/07/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Fokus pembahasan diarahkan pada peluang kerja sama di bidang teknologi pertanian guna mendukung transformasi sektor pertanian Kabupaten Karo yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung hortikultura terbesar di Sumatera Utara.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Antonius Ginting memaparkan berbagai potensi pertanian Kabupaten Karo yang selama ini menjadi penopang perekonomian masyarakat. Beragam komoditas unggulan seperti kentang, kubis, wortel, cabai, tomat, jeruk, hingga aneka buah dan sayuran dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia bahkan memiliki peluang besar menembus pasar ekspor.
Menurut Bupati, tantangan pertanian ke depan tidak hanya terletak pada peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana menghasilkan produk yang berkualitas, efisien, berdaya saing, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi global.
“Kabupaten Karo memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Karena itu kami ingin membangun pertanian yang modern, berbasis teknologi, efisien, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Kami berharap melalui kerja sama ini akan lahir inovasi yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati Antonius Ginting.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Karo terus mendorong penerapan teknologi pertanian modern mulai dari mekanisasi, penggunaan alat dan mesin pertanian, pengembangan sistem irigasi yang lebih efektif, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam proses budidaya, pemantauan lahan, pemasaran hasil panen, serta penguatan rantai distribusi.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Bupati berharap kerja sama dengan Republik Rakyat Tiongkok nantinya dapat membuka peluang pelatihan, transfer teknologi, pertukaran pengetahuan, hingga pendampingan bagi petani maupun penyuluh pertanian di Kabupaten Karo.
“Kami tidak hanya ingin memperoleh teknologi, tetapi juga membangun kapasitas petani agar mampu mengoperasikan dan mengembangkan teknologi tersebut secara mandiri. Dengan demikian, produktivitas meningkat dan pendapatan petani juga semakin baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Karo juga memperkenalkan berbagai potensi investasi di sektor pertanian, agroindustri, dan pariwisata yang dimiliki Kabupaten Karo. Menurutnya, kekayaan alam yang subur didukung iklim pegunungan menjadi modal besar untuk pengembangan pertanian berkelanjutan.
Sebagai bentuk penguatan hubungan bilateral, Bupati Antonius Ginting turut mengundang Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok beserta jajaran untuk menghadiri Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo 2026 yang akan digelar di Berastagi pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Festival tersebut menjadi ajang promosi berbagai komoditas unggulan hortikultura, budaya, seni, serta potensi pariwisata Kabupaten Karo kepada masyarakat nasional maupun mitra internasional.
Menanggapi hal itu, Wakil Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Mr. Song Jianming, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Karo dan menyambut baik peluang kerja sama yang ditawarkan.
“Kami mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Karo untuk membangun komunikasi dan kerja sama di bidang pertanian. Semoga pembahasan ini dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Song Jianming.
Ia juga menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi pertanian Kabupaten Karo yang dinilai memiliki prospek besar untuk terus berkembang melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo, serta Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Karo.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Karo berharap hubungan yang telah terjalin dengan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan dapat berkembang menjadi kerja sama konkret di bidang teknologi pertanian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, investasi, hingga pengembangan pasar hasil pertanian.
Langkah ini diharapkan semakin memperkuat posisi Kabupaten Karo sebagai daerah agraris yang maju, modern, dan berdaya saing, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani sebagai tulang punggung perekonomian daerah.(karodaily).








