Korban lakalantas tunggal minibus Karo Mas Jaya di Lau Nggalam yang meninggal dunia.(ist/fb).
KARODAILY.id,Kuta Buluh Karo – Setelah mendapat perawatan intensif selama dua hari,salah satu korban minibus Karo Mas Jaya yang jatuh kedalam jurang sungai Lau Nggalam, Mbuah Br Sembiring (81), warga Desa Lau Buluh, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo akhirnya meninggal dunia.
Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resort (Polres) Tanah Karo AKP Bevan Raga Utama melalui Kepala Unit Kecelakaaan Lalu Lintas Ipda Tina Nainggolan korban meninggal dunia di Rumah Sakit Efarina Etaham, Berastagi , Sabtu (25/06/2022) tengah hari.
Jenazah “Nek Biring” oleh keluarga kemungkinan besar dibawa ke kampung halaman di Lau Buluh.
Sebelumnya sebagaimana diberitakan, satu unit minibus penumpang umum merek Karo Mas Jaya tanpa plat Kamis (23/06/2022) sekira pukul 16.30 WIB jatuh kedalam sungai Lau Nggalam, Desa Lau Buluh, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo.
Kesemua penumpang yang tercatat sebagai penduduk Desa Lau Buluh,Kecamatan Kuta Buluh dan sopir pada awalnya selamat. Namun beberapa diantaranya mesti mendapat perawatan akibat luka ringan dan berat.
Menurut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kuta Buluh AKP Iswadi kepada wartawan, kemungkinan besar kecelakaan terjadi akibat matinya mesin minibus saat coba menaiki jalan menanjak di sekitar lokasi kejadian.
Situasi ini membuat supir yang hingga terakhir masih dicari tidak dapat mengendalikan kendaraannya.
“Mesin minibus kemungkinan mati hingga kendaraan tersebut mundur ke kejurang dan jatuh ke sungai Lau Nggalam dengan kedalaman 4 (empat) meter,”ujar Kapolsek.
Akibat kecelakaan itu, sejumlah penumpang mesti mendapat perawatan lanjutan setelah sebelumnya berhasil dievakuasi.
Dua diantaranya atas nama Nando Sembiring (23) dan Perarihen Br Sembiring (59) karena hanya mengalami luka ringan dibawa ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Kuta Male.
Sedangkan dua lainnya atas nama Mbuah Br Sembiring (81) dan Emilsah Br P. (45)terpaksa dirawat di Rumah Sakit Efarina Etaham, Berastagi.
Malang, Mbuah Br Sembiring (81) kemudian meninggal dunia dalam penanganan medis. (karodaily/nang).