
KARODAILY.id, Kabanjahe – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo menyiagakan personel dan empat posko sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung yang saat ini menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik.

Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel siaga bencana di Lapangan Bola Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026).
Apel dipimpin Komandan Kodim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan selaku Ketua Satuan Tugas Darurat Bencana. Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta unsur terkait lainnya.
Dalam arahannya, Robert menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat ditimbulkan akibat peningkatan aktivitas Gunung Sinabung.
Kesiapan tersebut meliputi personel, sarana dan prasarana, kendaraan, jalur evakuasi hingga koordinasi antarlembaga.
“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung. Seluruh unsur harus mengetahui tugas dan tanggung jawab masing-masing serta terus memperkuat koordinasi di lapangan,” ujar Robert.
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan ketika erupsi terjadi, tetapi harus dipersiapkan sejak dini. Dengan demikian, setiap perkembangan aktivitas gunung api dapat direspons secara cepat, tepat dan terkoordinasi.
Sebagai bagian dari langkah antisipasi, Forkopimda Karo telah menyiapkan empat posko siaga yang akan menjadi pusat koordinasi dalam penanganan kondisi darurat.

Keempat posko tersebut yakni Pos Siaga Terpadu di Kantor Koramil Kecamatan Simpang Empat, Posko 1 di Desa Kuta Gugung, Posko 2 di Simpang Tiga Kicat, dan Posko 3 di Desa Payung.
Posko-posko tersebut disiapkan untuk mendukung pemantauan perkembangan situasi, koordinasi personel, pelayanan masyarakat hingga pelaksanaan evakuasi apabila kondisi mengharuskan masyarakat untuk mengungsi.
Seluruh unsur terkait juga diminta memastikan kesiapan peralatan, kendaraan operasional, personel, jalur evakuasi serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Langkah tersebut dilakukan agar apabila terjadi peningkatan aktivitas Gunung Sinabung yang berpotensi membahayakan masyarakat, penanganan maupun proses evakuasi dapat segera dilakukan.
Pemerintah Kabupaten Karo mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik serta mengikuti informasi dan arahan yang disampaikan pemerintah maupun instansi berwenang.
Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna mencegah kepanikan di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung.
Setiap perkembangan aktivitas gunung api akan disampaikan melalui kanal informasi resmi pemerintah dan instansi terkait.
Melalui apel siaga tersebut, Forkopimda Karo menegaskan kesiapan bersama dalam memperkuat mitigasi dan respons bencana guna meminimalkan risiko serta dampak yang mungkin ditimbulkan aktivitas Gunung Sinabung. (karodaily/nanang)
© Copyright KARODAILY.id 2016-2025





