Hadiri KKI dan PL GBKP Batang Serangan di Desa Mburidi Kuta Buluh, Bupati Karo Turunkan Layanan Kesehatan dan Pertanian

KARODAILY.id, Kuta Buluh – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. Dr Antonius Ginting,Sp.OG,M.Kes menghadiri kegiatan Kebaktian Kebangunan Iman (KKI) dan Pelayanan Injil (PI) Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun Batang Serangan yang digelar di GBKP Desa Mburidi, Kecamatan Kutabuluh, Jumat (17/04/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Karo ini juga diimbangi dengan upaya menyerap langsung aspirasi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan sesi dialog interaktif antara pemerintah daerah dan warga Desa Mburidi. Dalam suasana terbuka, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Untuk memastikan setiap aspirasi ditangani secara konkret, Bupati Karo turut menghadirkan sejumlah pimpinan perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Esward P Sinulingga, Kepala Dinas Pertanian,Michael Purba, Kepala Dinas Kesehatan Imanuel Sinuhaji dan Kepala Dinas Pendidikan Leonard Bastian Girsang, serta perwakilan dari dinas terkait lainnya.
Salah satu persoalan utama yang mencuat dalam dialog tersebut adalah kondisi infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 18 kilometer yang mengalami kerusakan. Jalan tersebut dinilai sangat vital karena menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar mobilitas dapat kembali lancar.
Menanggapi hal itu, Bupati Karo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas kami karena ini menyangkut langsung dengan aktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kami akan koordinasikan dengan dinas terkait agar penanganannya bisa segera dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Antonius Ginting didampingi Ketua TP PKK Karo Ny. Roswitha Antonius Ginting.
Selain infrastruktur jalan, masyarakat juga mengusulkan peningkatan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan. Minimnya sarana pendukung dinilai menjadi kendala dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut. Menanggapi hal ini, masing-masing kepala dinas memberikan penjelasan serta komitmen tindak lanjut sesuai dengan bidang tugasnya.
Sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karo juga menghadirkan berbagai layanan langsung di lokasi kegiatan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) membuka pelayanan administrasi kependudukan, sementara Dinas Kesehatan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Kehadiran layanan ini disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus dokumen dan memeriksakan kesehatan.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kota untuk mendapatkan pelayanan. Pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan kemudahan, dan menjawab kebutuhan warga secara cepat dan tepat,” katanya.
Tidak hanya itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat berupa bibit tanaman durian dan kakao, serta bantuan ternak kambing dan domba melalui Dinas Pertanian. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian dan peternakan yang menjadi tulang punggung ekonomi warga setempat.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk mendengar, tetapi memastikan setiap aspirasi benar-benar ditindaklanjuti. Kita ingin solusi yang dihasilkan tidak hanya jangka pendek, tetapi berdampak jangka panjang bagi masyarakat,” tegasnya.
Usai dialog dan pelayanan masyarakat, kegiatan dilanjutkan dengan Kebaktian Pelayanan KKI di GBKP Desa Mburidi. Ibadah berlangsung khidmat dan menjadi momen penguatan iman bagi jemaat. Firman Tuhan yang diambil dari Yohanes 15:7 memberikan pesan tentang pentingnya ketekunan dalam iman sebagai dasar pemulihan dan pembaruan hidup.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pro Patria Ministry (PPM), GBKP Batang Serangan, GBKP Kuta Buluh, GBKP Mburidi, Klasis Sinabung, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Karo. Sinergi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat.
Program pelayanan ini direncanakan berlangsung secara berkelanjutan. Rangkaian kegiatan dimulai pada April 2026 dan akan dilanjutkan pada Agustus serta Oktober 2026. Tujuannya adalah menciptakan transformasi rohani yang konsisten dan berkesinambungan di tengah masyarakat Tanah Karo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, bersama tim dari Pro Patria Ministry yang terdiri dari Sarikat Bangun, Sejati Ginting, Alemina Bukit, dan Satriya Bangun.
Seperti diketahui, sebagai lembaga pelayanan, Pro Patria Ministry dikenal fokus pada penanganan persoalan okultisme di Tanah Karo secara terpadu, terstruktur, dan berkelanjutan. Pendekatan yang dilakukan meliputi tahap diagnosis, pelepasan, hingga pemulihan, yang kemudian dilanjutkan dengan pembinaan melalui pastoral konseling, pelatihan, dan pemuridan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karo bersama seluruh pihak terkait berharap dapat terus memperkuat sinergi dalam membangun masyarakat yang sejahtera, baik secara jasmani maupun rohani.(karodaily/nanang).









